Liputan6.com, Makassar: Empat puluh keluarga korban kecelakaan Adam Air tiba di Bandar Udara Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (1/2). Mereka hadir memenuhi undangan pengelola Adam Air buat menabur bunga di perairan Majene, Sulawesi Barat, lokasi jatuhnya pesawat bernomor penerbangan KI-574, pada Sabtu mendatang.
Suasana haru mewarnai kedatangan keluarga penumpang Adam Air yang hilang sejak 1 Januari silam itu di bandara. Seorang keluarga korban mengaku, sulit menerima kondisi ini mengingat jasad anggota keluarganya yang hilang belum ditemukan. Ia berharap pemerintah berupaya mengangkat badan pesawat dan jenazah para awak serta penumpang [baca: TNI AL Hanya Bisa Memantau Titik Black Box].
Seiring dengan itu, sebuah potongan tulang rusuk dan paha yang diduga bagian tubuh manusia ditemukan seorang warga di bibir Pantai Tomeroddo, Majene. Potongan tulang dibalut daging itu diduga adalah tulang manusia. Hingga kini polisi sudah mengirim tulang tersebut ke laboratorium forensik Makassar untuk memastikannya.(AIS/Tim Liputan 6 SCTV)
Suasana haru mewarnai kedatangan keluarga penumpang Adam Air yang hilang sejak 1 Januari silam itu di bandara. Seorang keluarga korban mengaku, sulit menerima kondisi ini mengingat jasad anggota keluarganya yang hilang belum ditemukan. Ia berharap pemerintah berupaya mengangkat badan pesawat dan jenazah para awak serta penumpang [baca: TNI AL Hanya Bisa Memantau Titik Black Box].
Seiring dengan itu, sebuah potongan tulang rusuk dan paha yang diduga bagian tubuh manusia ditemukan seorang warga di bibir Pantai Tomeroddo, Majene. Potongan tulang dibalut daging itu diduga adalah tulang manusia. Hingga kini polisi sudah mengirim tulang tersebut ke laboratorium forensik Makassar untuk memastikannya.(AIS/Tim Liputan 6 SCTV)