Liputan6.com, Banyumas: Kereta api Bengawan Solo jurusan Solo-Jakarta anjlok di Desa Ranca Maya, Cilongok, Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (16/1) sekitar pukul 00.15 WIB. Empat orang tewas dan ratusan luka-luka dalam insiden ini.
Mereka yang meninggal adalah Brigadir Dua Polisi Hardjono dari Kepolisian Resor Cirebon, Jawa Barat, Hartono asal Sragen, Nyonya Kirno asal Klaten, serta Dina Erika asal Jawa Tengah. Saat ini ratusan korban luka-luka untuk sementara masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto.
Kereta yang menarik dua belas gerbong keluar dari rel di antara Stasiun Karang Gandul dan Stasiun Karang Sari, Banyumas. Sejumlah penumpang menuturkan, sebelum kecelakaan terjadi laju kereta kerap mengalami gangguan. Salah satu gerbong yaitu gerbong keempat akhirnya anjlok dan jatuh terperosok sejauh lima meter ke Kali Bener.
Akibat insiden ini, lalu lintas kereta api dari Cirebon menuju Yogyakarta dan sebaliknya lumpuh. Saat ini pihak PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi V masih menunggu alat berat guna mengangkat gerbong yang jatuh dan mengevakuasi rangkaian kereta. Sampai berita ini ditulis, petugas PT KAI dan Kepolisian Resor Banyumas terus mengevakuasi penumpang.(BOG/Tim Liputan 6 SCTV)
Mereka yang meninggal adalah Brigadir Dua Polisi Hardjono dari Kepolisian Resor Cirebon, Jawa Barat, Hartono asal Sragen, Nyonya Kirno asal Klaten, serta Dina Erika asal Jawa Tengah. Saat ini ratusan korban luka-luka untuk sementara masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto.
Kereta yang menarik dua belas gerbong keluar dari rel di antara Stasiun Karang Gandul dan Stasiun Karang Sari, Banyumas. Sejumlah penumpang menuturkan, sebelum kecelakaan terjadi laju kereta kerap mengalami gangguan. Salah satu gerbong yaitu gerbong keempat akhirnya anjlok dan jatuh terperosok sejauh lima meter ke Kali Bener.
Akibat insiden ini, lalu lintas kereta api dari Cirebon menuju Yogyakarta dan sebaliknya lumpuh. Saat ini pihak PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi V masih menunggu alat berat guna mengangkat gerbong yang jatuh dan mengevakuasi rangkaian kereta. Sampai berita ini ditulis, petugas PT KAI dan Kepolisian Resor Banyumas terus mengevakuasi penumpang.(BOG/Tim Liputan 6 SCTV)