KA Bengawan Solo Anjlok, Empat Tewas

KA Bengawan Solo anjlok di antara Stasiun Karang Gandul dan Stasiun Karang Sari, Banyumas, Jateng, sekitar pukul 00.15 WIB. Empat penumpang tewas dan ratusan luka-luka dalam insiden ini.

oleh Liputan6Diterbitkan 16 Januari 2007, 08:30 WIB
Liputan6.com, Banyumas: Kereta api Bengawan Solo jurusan Solo-Jakarta anjlok di Desa Ranca Maya, Cilongok, Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (16/1) sekitar pukul 00.15 WIB. Empat orang tewas dan ratusan luka-luka dalam insiden ini.

Mereka yang meninggal adalah Brigadir Dua Polisi Hardjono dari Kepolisian Resor Cirebon, Jawa Barat, Hartono asal Sragen, Nyonya Kirno asal Klaten, serta Dina Erika asal Jawa Tengah. Saat ini ratusan korban luka-luka untuk sementara masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto.

Kereta yang menarik dua belas gerbong keluar dari rel di antara Stasiun Karang Gandul dan Stasiun Karang Sari, Banyumas. Sejumlah penumpang menuturkan, sebelum kecelakaan terjadi laju kereta kerap mengalami gangguan. Salah satu gerbong yaitu gerbong keempat akhirnya anjlok dan jatuh terperosok sejauh lima meter ke Kali Bener.

Akibat insiden ini, lalu lintas kereta api dari Cirebon menuju Yogyakarta dan sebaliknya lumpuh. Saat ini pihak PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi V masih menunggu alat berat guna mengangkat gerbong yang jatuh dan mengevakuasi rangkaian kereta. Sampai berita ini ditulis, petugas PT KAI dan Kepolisian Resor Banyumas terus mengevakuasi penumpang.(BOG/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya