Tim Nasional Penanggulangan Lumpur terus membuat tanggul untuk menahan lumpur setelah terjadi ledakan, Rabu silam. Luberan lumpur harus segera ditahan karena semakin mengarah ke badan jalan tol. Jika pasokan pasir dan batu lancar, pembuatan tanggul diperkirakan akan selesai dua hari lagi [baca: Rel Kereta Sekitar Luberan Lumpur Bakal Direlokasi].
Sementara itu, menyusul jebolnya tanggul di Desa Kedung Bendo, tadi pagi, warga Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera I berduyun-duyun terus mengungsi ke Pasar Baru, Porong. Sedikitnya 125 kepala sudah pergi dari rumah mereka. Jumlah pengungsi akan bertambah karena genangan lumpur bercampur air semakin tinggi [baca: Giliran Warga Tanggulangin yang Mengungsi].
Advertisement
Kepala Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Sidoarjo Hisyam Rosidi mengatakan, dana operasional pengungsian tetap dibebankan kepada Lapindo. Nantinya setiap kepala keluarga akan mendapat uang kontrak Rp 5 juta, duit pindah rumah Rp 500.000, dan santunan Rp 300.000. Warga setempat mendesak Lapindo bertanggung jawab dan mewujudkan janji memberi bantuan.(KEN/Tim Liputan 6 SCTV)