Liputan6.com, Bogor: Meski dua tahun lebih tak mendapat kabar, Mira Agustina masih tak percaya jika suaminya Umar al Farouk telah tewas. Ia tak percaya pria yang disebut-sebut sebagai pemimpin Al-qaidah Asia Tenggara itu tewas ditembak pasukan Inggris di Kota Basra, Irak. Demikian disampaikan Mira saat ditemui SCTV di kediamannya di Bogor, Jawa Barat, belum lama ini.
Mira masih sangsi karena tidak ada satu pun pihak yang memberitahukan kematian suaminya. Ia justru mendapat kabar dari wartawan. Jika ayah dari dua anaknya itu memang benar telah tewas, Mira berharap jasad Al Farouk bisa dipulangkan ke Bogor.
Umar al Farouk yang bernama Mahmud bin Ahmad Assegaf lahir di Kuwait. Ia ditangkap di Bogor pada 5 Juli 2002 dan diserahkan ke Amerika Serikat. Pria yang disebut-sebut sebagai wakil pemimpin Al-qaidah Usamah bin Ladin ini pun ditahan di Penjara Bagram, Afghanistan. Pada 10 Juli 2005, Al Farouk berhasil kabur dan dikabarkan lari ke Irak. Senin silam, tentara Inggris menyerbu tempat persembunyiannya di Basra dan berhasil menewaskan Al Farouk dalam baku tembak.(TOZ/Budi Santoso)
Mira masih sangsi karena tidak ada satu pun pihak yang memberitahukan kematian suaminya. Ia justru mendapat kabar dari wartawan. Jika ayah dari dua anaknya itu memang benar telah tewas, Mira berharap jasad Al Farouk bisa dipulangkan ke Bogor.
Umar al Farouk yang bernama Mahmud bin Ahmad Assegaf lahir di Kuwait. Ia ditangkap di Bogor pada 5 Juli 2002 dan diserahkan ke Amerika Serikat. Pria yang disebut-sebut sebagai wakil pemimpin Al-qaidah Usamah bin Ladin ini pun ditahan di Penjara Bagram, Afghanistan. Pada 10 Juli 2005, Al Farouk berhasil kabur dan dikabarkan lari ke Irak. Senin silam, tentara Inggris menyerbu tempat persembunyiannya di Basra dan berhasil menewaskan Al Farouk dalam baku tembak.(TOZ/Budi Santoso)