Namun puluhan hektare benih jagung yang baru tiga pekan ditanam terancam mati karena kondisi tanah tidak cocok. Selain itu, air yang tersisa tak mampu menyelamatkan tanaman jagung para petani. Kini dedaunan mulai menguning dan layu, pertanda tanaman jagung tak akan berumur panjang.
Para petani di sekitar Waduk Penjalin pasrah karena kerugian telah menghadang di depan mata. Ongkos produksi seperti sewa lahan, biaya membeli bibit jagung serta pupuk, termasuk sewa diesel untuk mengairi tanaman jagung tak bakal terganti karena kekeringan.(MAK/Tim Liputan 6 SCTV)
Advertisement