Pengamat Politik Riswandha Imawan Tutup Usia

Riswandha Imawan meninggal di Rumah Sakit Panti Rini, Kalasan, Yogyakarta, akibat serangan jantung, siang tadi. Sebelumnya, guru besar UGM ini sempat terjatuh di Bandar Udara Adisutjipto.

oleh Liputan6Diterbitkan 04 Agustus 2006, 18:34 WIB
Liputan6.com, Yogyakarta: Pengamat politik yang juga guru besar Universitas Gadjah Mada Riswandha Imawan meninggal, Jumat (4/8) sekitar pukul 13.30 WIB. Sosok yang biasa disapa Mas Ris ini tutup usia dalam umur 51 tahun akibat serangan jantung.

Sebelum meninggal, almarhum jatuh di Bandar Udara Adisutjipto, Yogyakarta, saat akan bertolak ke Kupang, Nusatenggara Timur, untuk menghadiri sebuah acara pelatihan. Riswanda sempat dilarikan ke Rumah Sakit Panti Rini, Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, namun jiwanya tidak tertolong.

Menurut pihak keluarga, dalam sepekan terakhir kondisi kesehatan Riswandha memang mulai menurun dan sering mengeluhkan sakit pada bagian dada. Sehari sebelum meninggal, ahli ilmu pemerintahan yang mendapat gelar doktor dari Northern Illinois University, Amerika Serikat, tahun 1989, ini masih meneliti lebih dari 270 makalah mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UGM hingga larut malam.

Saat ini jenazah Riswanda disemayamkan di rumah duka di Jalan Tongkol Raya 5, Perumahan Minomartani, Yogyakarta. Rencananya jasad pengamat politik terbaik versi Persatuan Wartawan Indonesia Yogyakarta tahun 1998 ini dikebumikan di Pemakaman Sawitsari, milik keluarga besar UGM, esok hari. Lelaki kelahiran Bangkalan, Madura, Jawa Timur, 17 Januari 1955 ini meninggalkan seorang istri, Herry Isminedy, serta tiga anak: Ratif Pamenang Imawan, Satria Aji Imawan, dan Arga Pribadi Imawan.(BOG/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya