Polisi Masih Memeriksa Hariyono

Penyidik Polda Jatim saat ini masih memeriksa Hariyono, pria yang diduga anggota kelompok Noordin Mohammad Top. Dia diciduk karena berdialek Malaysia dan di tasnya ada sejumlah buku-buku bertuliskan huruf Arab.

oleh Liputan6Diterbitkan 03 Agustus 2006, 13:03 WIB
Liputan6.com, Mojokerto: Polisi masih memeriksa Hariyono, Pria yang diduga anggota kelompok Noordin Mohammad Top, Kamis (3/8). Tadi malam, ia diperiksa selama dua jam di Komando Rayon Militer Pacet, Mojokerto, Jawa Timur. Pemeriksaan itu sendiri berlangsung tertutup bagi wartawan. Selanjutnya Hariyono diserahkan ke Markas Kepolisian Sektor Pacet. Namun pukul 03.00 WIB, ada kabar menyebutkan bahwa secara diam-diam lelaki berusia 41 tahun ini dibawa ke Kepolisian Daerah Jatim di Surabaya.

Penangkapan Hariyono bermula dari informasi Kepala Dusun Desa Padi, Mojokerto, Sukamto, yang mendapat laporan dari warga bahwa ada orang mencurigakan berlogat Malaysia di sekitar wilayah mereka. Aparat unit intel Komando Distrik Militer 0815 Mojokerto yang tengah menyisir anggota teroris di sekitar Desa Kesiman, Mojokerto, kemudian langsung menangkap Hariyono. Ia ditangkap karena tidak memiliki kartu tanda penduduk dan di dalam tas bawaannya ada sejumlah buku-buku bertuliskan huruf Arab. Kecurigaan makin menguat lantaran lelaki yang mengaku sebagai warga Pasuruan ini berbicara dalam dialek Malaysia [baca: Seorang Anggota Kelompok Noordin M. Top Dibekuk].(BOG/Bambang Ronggo)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya