Contoh darah, air liur, dan urine seluruh pasien sudah dibawa ke Jakarta. Hasil pemeriksaan dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan akan menentukan apakah kelima pasien benar terinfeksi flu burung atau tidak [baca: Lima Warga Tanah Karo Diduga Flu Burung].
Bila mereka positif terinfeksi virus avian influenza (AI) subtipe H5NI, maka ini adalah kasus cluster flu burung kedua di Sumut setelah kasus di Tanah Karo. Penyakit itu menewaskan tujuh orang [baca: Kasus Karo Kemungkinan dari Manusia ke Manusia]. Adapun jarak antara lokasi kasus flu burung pertama dan kedua hanya sekitar 40 kilometer.(AIS/Tim Liputan 6 SCTV)
Advertisement