Setelah keberadaan Noordin tercium di Gunung Welirang, Tim Densus 88 Antiteror segera mengepung tiga kawasan yaitu Desa Dilem, Begagan Limo, dan Ngembat [baca: Noordin M. Top Terus Diburu]. Panglima Kodam V Brawijaya Mayor Jenderal Syamsul Mapareppa di Surabaya membenarkan pasukannya terlibat karena medan Gunung Welirang cukup berat, berbentuk perbukitan, serta hutan belukar. Syamsul memastikan kelompok mencurigakan itu tetap akan dikejar.(KEN/Tim Liputan 6 SCTV)
Advertisement