Insenerator, Alternatif Penanggulangan Sampah di Bandung

Warga Cibeunying, Kecamatan Bandung Wetan, Jabar, menggunakan insenerator untuk mengurangi gunungan sampah. Selain menghasilkan kompos, penggunaan alat tersebut membuka lapangan kerja.

oleh Liputan6Diterbitkan 10 Juni 2006, 18:21 WIB
Liputan6.com, Bandung: Bosan atas kelambanan pemerintah setempat, warga Bandung melakukan berbagai upaya menangani masalah sampah yang hampir dua bulan mengotori kota mereka. Salah satunya dengan menggunakan insenerator. Alat pengolah sampah tersebut digunakan untuk mengurangi gunungan sampah di tempat pembuangan sementara.

Hal itulah yang terlihat di TPS Kelurahan Cibeunying, Kecamatan Bandung Wetan, Jawa Barat, baru-baru ini. Alat tersebut didatangkan warga sekitar bekerja sama dengan Fakultas Peternakan Universitas Padjajaran dan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi). Insenerator bisa mengolah sampah lebih dari 200 meter kubik per hari yang berasal dari dua kelurahan. Hasil olahan dijadikan salah satu bahan untuk pembuatan kompos.

Selain dapat mengurangi penumpukan sampah, alat tersebut membuka peluang kerja. Misalnya, operator insenerator dan pengumpul sampah. Upaya yang dilakukan warga Cibeunying ini patut dicontoh warga Bandung lain. Dengan demikian, masalah sampah bisa cepat teratasi daripada hanya menunggu janji-janji pemerintah.(TOZ/Patria Hidayat dan Taufik Hidayat)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya