Beban para pedagang Pasar Wedi makin bertambah karena kehilangan banyak pelanggan. Saat ini, mereka juga masih menanggung utang pembelian barang dagangan. "Punya utang banyak," kata Lis, seorang pedagang di Pasar Wedi. Para pedagang juga prihatin dengan harga barang kebutuhan pokok yang terus naik pascagempa.
Mereka sekarang hanya berharap pemerintah segera membangun kembali Pasar Wedi. Dengan demikian mereka dapat beraktivitas seperti biasa. Pasar ini sebelumnya merupakan salah satu pasar utama yang mampu memenuhi kebutuhan warga di sejumlah kecamatan, seperti Gantiwarno, Bayat, dan Wedi sendiri.(JUM/Solikun)
Advertisement