Sementara hingga sepanjang Ahad (4/6), pembakaran rumah-rumah penduduk masih berlangsung. Belasan bangunan dekat bandar udara setempat hangus. Warga pun berlarian ke tempat pengungsian. Di sana warga meminta pasukan internasional menjaga lingkungan mereka dari tindak kekerasan [baca: Mabes TNI Membantah Terlibat Kerusuhan Dili].
Di hari yang sama, sebanyak 120 personel Polisi Militer Portugal tiba di Timor Leste yang tak lain bekas jajahannya. Kedatangan mereka disambut hangat warga setempat. Selain Portugal sekitar 2.000 pasukan keamanan dari Selandia Baru dan Malaysia telah lebih dulu bergabung. Tapi sejauh ini serdadu-serdadu itu belum mampu meredam kerusuhan yang telah merenggut sekitar 30 korban jiwa [baca: Ada Dalang di Balik Kekerasan di Timor].(AIS/Tim Liputan 6 SCTV)
Advertisement