Flu Burung Masih Mengancam Indonesia

Departemen Kesehatan memastikan sepanjang Mei ada tujuh kasus flu burung yang terjadi di Tanah Karo, Sumut, dan Surabaya, Jatim, serta Bekasi, Jabar. Tujuh orang tewas diduga terjangkit flu burung.

oleh Liputan6Diterbitkan 19 Mei 2006, 06:15 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Departemen Kesehatan hingga kini sudah memastikan ada tujuh kasus flu burung sepanjang Mei di Tanah Air. Ketujuh kasus itu tersebar di Tanah Karo, Sumatra Utara, Surabaya, Jawa Timur, dan Bekasi, Jawa Barat. Sementara jumlah korban meninggal dengan dugaan terserang flu burung mencapai tujuh orang. Demikian informasi ini dikeluarkan Depkes di Jakarta, Kamis (18/5).

Kasus flu burung terbesar kini terjadi di Desa Kubu Simbelang, Tanah Karo, Sumut. Enam warga meninggal dalam dua pekan terakhir. Empat di antaranya dipastikan menderita flu burung []. Selain korban meninggal, seorang pasien positif flu burung lainnya masih dirawat di Rumah Sakti Umum Pusat Adam Malik, Medan. Jonnes Ginting diawasi dengan ketat setelah dua kali kabur. Sejauh ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Karo mendirikan posko pemeriksaan gratis untuk mengenali gejala flu burung sedini mungkin.

Di Surabaya, satu korban meninggal dunia dengan dugaan flu burung. Lili, warga Surabaya, meninggal dunia pada Jumat pekan kemarin. Pihak keluarga menampik Lili meninggal akibat flu burung. Pasalnya jenazah dimakamkan tanpa prosedur khusus layaknya pasien flu burung. Tapi, anak Lili kini dirawat di rumah sakit dengan gejala mirip flu burung.

Rabu silam, Rumah Sakit Umum Daerah dokter Soetomo, Surabaya, juga menerima seorang pasien rujukan dari RS Muhamadiyah Kediri dengan gejala mirip flu burung. Kondisi pasien bernama Anang Prasetyo, 18 tahun, dikabarkan kritis dan menggunakan alat bantu pernapasan.(ORS/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya