Selama ini Dagestan termasuk daerah yang tidak stabil dengan tingkat kekerasan yang tinggi. Selain merupakan kawasan miskin dengan penduduk mayoritas muslim, provinsi ini juga terletak bersebelahan dengan kawasan Chechnya. Negeri ini dikenal berusaha melepaskan diri dari Rusia dengan aksi-aksi gerilyawan separatis selama lebih dari satu dekade. Rusia menuduh kontak senjata yang kerap terjadi di Dagestan dan aksi kekerasan lain adalah hasil kerja sama para pemberontak militan Islam dengan organisasi kriminal.(MAK/Idr)
Advertisement