Dua Kelurahan di Padang Masih Terendam

Air setinggi setengah meter masih merendam Kelurahan Sungai Sapih dan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumbar. Warga belum berani beraktivitas karena khawatir luapan air makin tinggi.

oleh Liputan6Diterbitkan 27 Maret 2006, 15:20 WIB
Liputan6.com, Padang: Banjir kembali menggenangi beberapa kelurahan dan daerah di Kota Padang dan beberapa kabupaten di Sumatra Barat. Di Kelurahan Sungai Sapih dan Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, ketinggian air mencapai hingga setengah meter.

Hingga Senin (27/3) siang, air setinggi 50 sentimeter masih menggenangi perumahan warga di Kelurahan Sungai Sapih. Sejak pukul 06.00 WIB, warga terpaksa berdiam di rumah untuk bersiaga karena air mulai menggenangi pekarangan rumahnya. Mereka khawatir air akan semakin tinggi. Aktivitas warga terganggu. Jalan-jalan digenangi air sehingga kendaraan bermotor sulit bergerak.

Sebelumnya, banjir juga merusak sebuah jembatan gantung dan sebuah rumah milik warga. Tak ada laporan korban jiwa. Banjir terjadi karena curah hujan yang tinggi beberapa hari ini. Air sungai dengan cepat meluap karena tidak sanggup menampung derasnya curah hujan.

Sabtu silam, banjir di sejumlah kawasan di Padang, mulai surut. Namun, areal pertanian di bagian utara kota masih digenangi air setinggi setengah meter. Sawah yang tergenang antara lain di Kecamatan Koto Tangah dan Nanggalo dengan luas mencapai 30 hektare. Jika air tak segera surut, tanaman padi dikhawatirkan rusak dan terancam gagal panen [baca: Persawahan di Padang Masih Terendam].(TNA/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya