Pesawat Batavia Air Tergelincir

Kendati tak ada korban jiwa, sekitar 138 penumpang pesawat maskapai penerbangan Batavia Air panik. Sementara Polda Sumsel dan Polsek KP3 Parepare menahan dua orang yang diduga kelompok Noordin M. Top.

oleh Liputan6Diterbitkan 09 Februari 2006, 08:27 WIB
Liputan6.com, Kupang: Maskapai penerbangan Batavia Air jenis Boeing 737 seri 400 tergelincir keluar landasan di Bandar Udara Eltari, Kupang, Nusatenggara Timur, Rabu (8/2). Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 19.20 WITA tersebut.

Kendati begitu, peristiwa itu membuat sekitar 138 penumpang dari Jakarta panik. Tergelincirnya pesawat itu menyebabkan roda bagian kiri patah. Sejauh ini pesawat sudah ditarik agar tak menganggu landasan.

******

Detasemen 88 Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Kepolisian Sektor Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KP3) Parepare menahan dua orang yang diduga komplotan Noordin M. Top. Mereka terjaring dalam operasi khusus di Kapal Motor Bukit Siguntang. Setelah diperiksa selama lima jam, dua orang berinisial K dan M itu dibebaskan karena tidak ditemukan cukup bukti.

******

Ratusan mahasiswa dan puluhan awak bus armada mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri), berdemonstrasi di Kantor Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan, kemarin. Mereka menuntut agar Dinas Perhubungan mengembalikan rute bus mahasiswa Unsri ke trayek semula. Trayek itu melewati pusat Kota Palembang dengan cara mangkal di kawasan Pasar Cinde.

******

Eksekusi lahan warisan sebuah keluarga di Kabupaten Serang, Banten, batal dilaksanakan. Petugas dari pengadilan negeri setempat yang akan mengeksekusi lahan mendapat perlawanan dari warga. Mereka merasa berhak atas tanah seluas 12.000 meter lebih tersebut. Selain itu, warga juga memprotes proses hukum yang tidak pernah menggelar sidang lokasi.

******

Sementara itu ratusan meter talud atau dinding penyangga di Kompleks Perumahan Sidorejo Bumi Indah, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, runtuh. Ambruknya talud menyusul hujan deras yang terus mengguyur kawasan tersebut.

Musibah itu mengakibatkan belasan rumah warga terancam rubuh. Sebab, longsoran tanah sudah mencapai sekitar satu meter dari permukiman. Warga berharap, pihak pengembang maupun pemerintah kabupaten setempat segera memperbaiki talud yang runtuh.

******

Warga Kabupten Pelalawan, Kepulauan Riau, kemarin, mengikuti pemilihan calon bupati periode 2006 sampai 2011. Pilkada Kabupaten Pelalawan diikuti tiga pasangan calon yakni Marwan Ibrahim-Rusdaryanto, duet Tengku Azmun Jafar-Rustam Efendi serta pasangan Anas Badrun-Ahmad Fauzi Hasan. Para panitia pemilihan terlihat ramah dengan menggunakan busana adat Melayu.(AIS/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya