Puluhan Wartawan Menghadang Pangdam VII Wirabuana

Panglima Komando Daerah Militer VII Wirabuana Mayjen TNI Arif Budi Sampurno marah ketika demonstran mendesak dia menjelaskan penganiayaan wartawan oleh TNI. Ia juga meminta maaf atas peristiwa itu.

oleh Liputan6Diterbitkan 31 Januari 2006, 01:55 WIB
Liputan6.com, Manado: Panglima Komando Daerah Militer VII Wirabuana Mayor Jenderal TNI Arif Budi Sampurno marah. Peristiwa itu berlangsung, Senin (30/1), saat puluhan wartawan dan mahasiswa di Manado, Sulawesi Utara mendesaknya menjelaskan latar belakang penganiayaan yang dilakukan anak buahnya terhadap wartawan.

Belakangan, setelah emosinya mereda, Arif meminta maaf atas pemukulan terhadap juru kamera stasiun televisi Indosiar dan Global TV di Kota Manado, Ahad silam. Dia berjanji mengganti kerugian yang dialami pekerja pers tersebut .

Insiden pemukulan terhadap pekerja pers pun menuai protes sejumlah pengunjuk rasa di Makassar, Sulawesi Selatan. Dalam orasinya, demonstran menuntut peristiwa yang juga menewaskan seorang tentara di kawasan Marina Plaza, Manado, itu diusut hingga tuntas.(AIS/Aldrien Arief dan Iwan Taruna)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya