Saat dijenguk, Tia yang kondisi kesehatannya sudah membaik tengah bermain bersama teman dan saudaranya. Luka-luka bocah delapan itu sebelumnya cukup parah. Bahkan, tangisan bocah itu sempat tak terbendung ketika sang ayah menyetrika kakinya karena diduga mencuri uang, Ahad silam [].
Susyati, guru Tia, mengatakan perlakuan Juhandi kepada anaknya sangat disayangkan karena tak sabar dalam mendidik anak. "Hal ini sangat menyedihkan karena sebagai orang tua seharusnya dapat menjaga sang anak," kata Susyati.
Berkaitan dengan berbagai kasus penganiayaan orang tua terhadap anak, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Meutia Farida Hatta Swasono mengatakan perlunya pengembangan konsultasi permasalahan rumah tangga. Program konseling ini diharapkan dapat mencegah para orang tua untuk menyiksa anak kandung. "Saya berharap konseling ini bisa dikembangkan. Karena dalam budaya kita memang ada, kalau orang tua berantem pasti yang menjadi korban adalah anaknya," kata dia.(ZIZ/Satya Pandia dan Budi santoso)
Advertisement