Tia Dijenguk Guru Sekolah Saat Bermain

Sejumlah guru sekolah menjenguk Tia di rumahnya di Gang Karya Bakti, Sunter Jaya, Jakut. Saat dijenguk, korban penganiayaan ayah kandung itu sedang bermain bersama teman dan saudaranya.

oleh Liputan6Diterbitkan 11 Januari 2006, 19:23 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Siti Ihtiatus Solihah atau Tia, korban penganiayaan ayah kandung, dijenguk sejumlah guru sekolahnya di rumahnya di Gang Karya Bakti, Sunter Jaya, Jakarta Utara, Rabu (11/1) siang. Para guru mengaku prihatin atas musibah yang menimpa Tia hingga menderita luka bakar di lengan dan kaki setelah dianiaya Juhandi, ayahnya.

Saat dijenguk, Tia yang kondisi kesehatannya sudah membaik tengah bermain bersama teman dan saudaranya. Luka-luka bocah delapan itu sebelumnya cukup parah. Bahkan, tangisan bocah itu sempat tak terbendung ketika sang ayah menyetrika kakinya karena diduga mencuri uang, Ahad silam [].

Susyati, guru Tia, mengatakan perlakuan Juhandi kepada anaknya sangat disayangkan karena tak sabar dalam mendidik anak. "Hal ini sangat menyedihkan karena sebagai orang tua seharusnya dapat menjaga sang anak," kata Susyati.
 
Berkaitan dengan berbagai kasus penganiayaan orang tua terhadap anak, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Meutia Farida Hatta Swasono mengatakan perlunya pengembangan konsultasi permasalahan rumah tangga. Program konseling ini diharapkan dapat mencegah para orang tua untuk menyiksa anak kandung. "Saya berharap konseling ini bisa dikembangkan. Karena dalam budaya kita memang ada, kalau orang tua berantem pasti yang menjadi korban adalah anaknya," kata dia.(ZIZ/Satya Pandia dan Budi santoso)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya