KM Bone Raya Tenggelam, Dua Penumpang Tewas

Kecelakaan terjadi saat Kapal Motor Bone Raya berusaha menolong Kapal Bayu Segara yang mengalami kerusakan. Kapal tenggelam karena melawan arus serta ombak besar dan jumlah penumpang yang melebihi kapasitas.

oleh Liputan6Diterbitkan 09 Januari 2006, 09:28 WIB
Liputan6.com, Tangerang: Kapal Motor Bone Raya yang mengangkut 40 penumpang tenggelam di Laut Jawa, Ahad (8/1). Tepatnya antara perairan Pulau Pari dan pelabuhan tradisional Rawa Saban, Kabupaten Tangerang, Banten. Dua orang meninggal dunia dalam peristiwa itu.

Musibah berawal ketika iring-iringan empat kapal, yakni Bayu Segara, Bhatara, Megaria, serta Bone Raya, bermaksud meninggalkan Pulau Kelapa. Adapun tujuannya adalah pelabuhan tradisional Rawa Saban di kawasan Karang Serang, Kecamatan Sukadiri, Tangerang. Rombongan ini baru saja menghadiri hajatan pernikahan di salah satu pulau di Kepulauan Seribu. Konvoi kapal itu kemudian mampir ke Pulau Pari setelah turun hujan disertai ombak besar. Setengah jam kemudian, keempat kapal berangkat kembali.

Namun di perjalanan, Kapal Bayu Segara mengalami kerusakan. Kapal Motor Bone Raya berusaha menolong dengan melawan arus. Akan tetapi, perahu justru terbalik karena ombak besar dan jumlah penumpang yang melebihi kapasitas. Kapal lainnya langsung berusaha menyelamatkan para penumpang, termasuk Kapal Cecilia yang kebetulan melintas.

Nahas buat Kesih, 30 tahun, dan Irawati, bocah berumur tiga tahun. Keduanya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dengan tubuh membiru. Jenazah Kesih, warga Kampung Kresek, Cengkareng, Jakarta Barat. Sementara jasad Irmawati disemayamkan di rumah orang tuanya di kawasan Kampung Rawa Saban, Karang Serang.

Sejumlah penumpang selamat mengakui Kapal Bone Raya sarat penumpang ketika musibah terjadi. Hingga tengah malam tadi, sejumlah orang masih mengecek anggota keluarga mereka yang belum pulang. Sementara korban yang masih dirawat hanya tersisa satu orang.(BOG/Abdul Rosid)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya