Keluarga J.P Solossa Menolak Otopsi

Untuk menghindari polemik soal penyebab kematian Pelaksana Harian Gubernur Papua J.P Solossa, pihak keluarga menolak jenazahnya diotopsi. Penolakan ini sesuai permintaan istrinya, Ema Solossa.

oleh Liputan6Diterbitkan 21 Desember 2005, 02:36 WIB
Liputan6.com, Jayapura: Keluarga Jacobus Perviddya Solossa tidak mengizinkan petugas mengotopsi jenazah Pelaksana Harian Gubernur Papua. Langkah ini diambil untuk menghindari polemik di masyarakat soal penyebab kematian Solossa. Kepala Kepolisian Resor Kota Jayapura Ajun Komisaris Besar Polisi Paulus Waterpaw mengatakan, penolakan otopsi disampaikan langsung oleh istri mendiang, Ema Solossa [].
           
Sementara itu, suasana duka dan kesedihan yang mendalam masih menudungi keluarga besar mendiang  Jacobus Perviddya Solossa di Jayapura, Papua, hingga Selasa (20/12) malam. Rencananya, Solossa dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum Kristen Tanah Hitam Abepura besok siang. Upacara pemakaman akan dipimpin langsung Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Sejumlah kerabat berdatangan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga di rumah duka. Mereka juga memberikan penghormatan terakhir sebelum jenazah dikebumikan. Sebagai tanda berkabung, hampir sebagian besar warga Papua mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang [].(ZIZ/Rubai Kadir)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya