Menurut Sekretaris Jenderal Departemen Perdagangan Hartanto Reksodiputro, berdasarkan perkiraan, kebutuhan beras Badan Urusan Logistik sebelumnya mencapai sekitar 250 ribu ton. Namun, sampai sekarang perkiraan kebutuhan sampai Desember masih sekitar 70 ribu ton. "Kalau nantinya jumlah itu sudah cukup, kita tidak akan impor lagi," ujar Hartanto.
Sebelumnya, Menteri Pertanian Anton Apriantono telah menegaskan, bahwa beras impor sebanyak 70 ribu ton yang terlanjur masuk di delapan pelabuhan di Indonesia sebenarnya sudah cukup. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, tahun ini produksi beras nasional mencapai 32,86 juta ton, sementara tingkat konsumsi sekitar 32,87 juta ton. Untuk kekurangannya akan diambil dari cadangan beras tahun lalu yang dimiliki Bulog [].(ADO/Nastiti Lestari dan Jhoni Marcos)
Advertisement