Pasokan Air ke Kota Harbin Dihentikan

Menyusul kekhawatiran terjadinya pencemaran Sungai Songhua di Cina, pemerintah menghentikan pasokan air bersih. Warga memborong air kemasan serta makanan yang menyebabkan harga-harga naik.

oleh Liputan6Diterbitkan 24 November 2005, 07:41 WIB
Liputan6.com, Harbin: Sebagaimana telah diumumkan sebelumnya, mulai Selasa (22/11) tengah malam, aliran air bersih ke Kota Harbin, bagian timur-laut Cina, dihentikan pihak berwenang kota itu. Langkah ini sempat membuat 3,8 juta warga kota itu panik. Mereka memborong air dalam kemasan serta makanan, yang menyebabkan harga-harga naik. Pemerintah setempat pun telah mendistribusikan lebih dari 16 ribu ton air minum.

Pasokan air tersebut dihentikan setelah genangan benzene mencemari Sungai Songhua, sumber air utama Kota Harbin. Bahan kimia cair beracun yang mudah terbakar itu mencemari sungai, akibat ledakan di pabrik petrokimia di hulu sungai itu pada 13 November silam. Insiden ini menewaskan lima orang dan memaksa 10.000 warga mengungsi.

Berdasarkan kecepatan arus sungai, diperkirakan bagian yang tercemar akan melintasi kota itu pada Kamis pagi dan berlalu Sabtu pagi mendatang. Rencananya, penghentian pasokan air bersih akan berlangsung selama empat hari. Kekhawatiran juga muncul di wilayah Rusia yang berbatasan dengan Cina, karena sungai di Kota Khabarovsk, merupakan terusan yang berjarak 700 kilometer dari Sungai Songhua.(ADO/Nlg)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya