Warga Dua Desa di Brebes Tawuran

Sekitar 300 warga Desa Ciseureuh, pagi tadi, menyerbu Dukuh Karanganyar, Desa Jemasih, Brebes, Jawa Tengah. Keributan yang mengakibatkan empat rumah warga Karanganyar hancur itu hanya dipicu persoalan sepele.

oleh Liputan6Diterbitkan 05 November 2005, 18:25 WIB
Liputan6.com, Brebes: Warga dua desa di Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah terlibat bentrokan, Sabtu (5/11) pagi. Akibatnya, empat rumah terbakar dan 18 rumah lainnya rusak berat. Puluhan polisi setempat kini masih berjaga-jaga di perbatasan dua desa itu untuk mencegah bentrok susulan.

Informasi yang dihimpun kontributor SCTV Sugihartono, insiden diawali dari kedatangan dua pemuda Desa Ciseureuh ke Dukuh Karanganyar, Desa Jemasih, kemarin malam. Sepulang dari rumah seorang gadis warga Dukuh Karanganyar, ke dua pemuda itu menyapa warga setempat yang ada di pinggir jalan. Namun, sapaan tidak terbalas. Setelah cekcok, dua pemuda itu lalu meninggalkan Dukuh Karanganyar dan berjanji akan menyerang.

Ancaman bukan isapan jempol. Sekitar 300 warga Desa Ciseureuh, pagi tadi, menyerbu Dukuh Karanganyar. Mereka membakar serta melempar batu ke rumah warga. Mendapat serangan mendadak, warga Dukuh Karanganyar kontan berhamburan menyelamatkan diri. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun Heri Mulyana, warga Dukuh Karanganyar terluka di bagian kepala.

Kasus ini sekarang sudah ditangani kepolisian setempat. Sejauh ini, polisi telah meminta keterangan 17 warga. Tetapi belum ada seorang warga pun yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.(ICH)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya