Sebenarnya pada 12 Juli silam, militer AS sempat digemparkan dengan kaburnya empat tahanan dari Penjara Bagram, Afghanistan, yang dikenal dengan penjagaan sangat ketat []. Saat itu, militer AS menyebarluaskan foto keempat buronan tersebut yang diidentifikasi sebagai warga negara Suriah, Arab Saudi, Libya, dan Kuwait. Tapi, ketika itu tak diungkapkan dan juga tak terlihat pada fotonya bahwa tahanan asal Kuwait tersebut adalah Al Faruq.
Baru Rabu silam, pejabat tinggi Dephan AS itu menyebutkan jika Al Faruq adalah salah satu dari empat tahanan yang kabur itu. Pernyataan itu memang baru terungkap dalam sebuah pengadilan militer di Texas, AS, beberapa hari silam ketika tim pengacara menanyakan keberadaan Al Faruq untuk diundang sebagai saksi.(ORS/Nlg)
Advertisement