Peringatan Bom Bali I Ditutup Doa Bersama

Sejumlah tokoh agama bergiliran memimpin doa dan renungan di kawasan Monumen Bajra Sandi, Renon, Denpasar, Bali. Puncak acara ditandai pelepasan 50 balon warna biru yang melambangkan perdamaian dunia.

oleh Liputan6Diterbitkan 13 Oktober 2005, 07:10 WIB
Liputan6.com, Denpasar: Puncak peringatan Tragedi Bom Bali I di Monumen Bajra Sandi, Renon, Denpasar, Bali, Rabu (12/10) malam diakhiri renungan dan doa bersama. Tokoh dari sejumlah agama berbeda bergiliran memimpin doa. Renungan malam dihadiri pemuka masyarakat Bali dan sekitar 8.000 orang dari berbagai kalangan dan negara.

Doa para tokoh agama seragam: meminta agar seluruh korban bom Bali baik yang terjadi tiga tahun silam maupun awal Oktober 2005, mendapat tempat layak di sisi Tuhan. Usai doa bersama, sedikitnya 50 balon berwarna biru dilepaskan ke udara. Balon tersebut menyimbolkan harapan perdamaian di seluruh dunia.

Pelepasan balon menandai berakhirnya rangkaian acara Gema Perdamaian memperingati tiga tahun bom Bali pertama yang digelar sejak pagi hari. Acara ini mendapat penjagaan super ketat dari aparat dan pecalang (penjaga adat). Tindakan ini untuk menjaga segala kemungkinan, menyusul terjadinya ledakan bom kedua di Bali pada 1 Oktober silam [baca:Bali Menangis Lagi].(KEN/Putu Setiawan)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya