Korban Pesawat Mandala Menuntut Boeing

Ahli waris korban jatuhnya pesawat milik Mandala Airlines menuntut perusahaan penerbangan Boeing. Perusahaan pembuat pesawat yang nahas tersebut belum memberikan ganti rugi.

oleh Liputan6Diterbitkan 06 Oktober 2005, 01:24 WIB
Liputan6.com, Medan: Kasus kecelakaan pesawat milik maskapai Mandala Airlines pada awal September silam, masih menyisakan masalah. Sebanyak 100 orang ahli waris korban, baru-baru ini sepakat menuntut perusahaan penerbangan Boeing, untuk bertanggung jawab dan membayar ganti rugi. Sebagaimana diketahui, pesawat yang jatuh di dekat Bandar Udara Polonia, Medan, Sumatra Utara tersebut adalah jenis 737-200 buatan perusahan Boeing.

Sedangkan di Sukoharjo, Jawa Tengah, ratusan buruh pabrik permen dan plastik mogok kerja, siang tadi. Para buruh itu menuntut pihak perusahaan untuk memperhatikan nasib dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Para buruh ini juga menuntut dilakukannya perubahan status dari buruh harian menjadi karyawan kontrak.  
 
Sementara itu, ribuan umat muslim di Kota Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam, memadati Masjid Raya Baiturrahman, Selasa silam. Melimpahnya warga yang ingin melaksanakan salat tarawih malam pertama pada Ramadan tahun ini, membuat banyak jamaah yang tak tertampung. Membludaknya jamaah juga diyakini berkaitan dengan situasi keamanan yang semakin kondusif di wilayah ini.

Masih dari NAD, ratusan prajurit dan perwira TNI, Selasa lalu mengikuti upacara peringatan ulang tahun ke-60 TNI, yang berlangsung di lapangan Jenderal Sudirman, Lhokseumawe. Upacara yang juga diikuti bupati dan wali kota di wilayah jajaran Komando Resor Militer 011/Lilawangsa ini, berlangsung aman dan lancar.(ADO/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya