Liputan6.com, Wuhan: Ukuran tubuh ternyata tidak berbanding lurus dengan kekuatan. Hal itu dibuktikan oleh seorang pria Cina yang memiliki kekuatan super. Dalam sebuah kompetisi orang-orang kuat yang berlangsung di kawasan East Lake, Provinsi Wuhan, Cina, belum lama berselang, pria tersebut berhasil mengangkat seorang wanita dengan telinganya.
Namun, itu belum seberapa. Dalam atraksi lainnya, pria ini berhasil memecahkan rekor dengan menarik sebuah bus seberat 2,5 ton, masih dengan menggunakan telinganya. Tidak hanya pria Cina, kompetisi yang dilangsungkan di salah satu kawasan wisata terbaik di Wuhan itu, juga diikuti peserta dengan kekuatan luar biasa dari delapan negara.
Seorang pria asal Inggris, John Evans misalnya, tak mau kalah dalam mempertontonkan kekuatan yang dimilikinya. Pria yang memegang 30 rekor dunia untuk berbagai kategori ini menampilkan atraksi yang mengundang decak kagum. Dengan kekuatan otot yang dia miliki, Evans berusaha menyeimbangkan seorang gadis dengan perahu yang ditempatkan di atas kepala.
Kontan saja penampilan Evans mendapat tepukan yang riuh dari pengunjung, yang sebagian besar adalah warga lokal yang tengah menghabiskan sisa libur nasional. Bagi sebagian masyarakat Cina, hari libur nasional biasanya digunakan untuk pulang kampung atau berwisata ke luar negeri. Namun, bagi warga Wuhan yang tak ingin bepergian, kompetisi orang kuat ini bisa menjadi alternatif menghabiskan liburan tersebut.(ADO/Ijx)
Namun, itu belum seberapa. Dalam atraksi lainnya, pria ini berhasil memecahkan rekor dengan menarik sebuah bus seberat 2,5 ton, masih dengan menggunakan telinganya. Tidak hanya pria Cina, kompetisi yang dilangsungkan di salah satu kawasan wisata terbaik di Wuhan itu, juga diikuti peserta dengan kekuatan luar biasa dari delapan negara.
Seorang pria asal Inggris, John Evans misalnya, tak mau kalah dalam mempertontonkan kekuatan yang dimilikinya. Pria yang memegang 30 rekor dunia untuk berbagai kategori ini menampilkan atraksi yang mengundang decak kagum. Dengan kekuatan otot yang dia miliki, Evans berusaha menyeimbangkan seorang gadis dengan perahu yang ditempatkan di atas kepala.
Kontan saja penampilan Evans mendapat tepukan yang riuh dari pengunjung, yang sebagian besar adalah warga lokal yang tengah menghabiskan sisa libur nasional. Bagi sebagian masyarakat Cina, hari libur nasional biasanya digunakan untuk pulang kampung atau berwisata ke luar negeri. Namun, bagi warga Wuhan yang tak ingin bepergian, kompetisi orang kuat ini bisa menjadi alternatif menghabiskan liburan tersebut.(ADO/Ijx)