Kejuaraan Dunia Balap Mobil Bertenaga Surya

Puluhan mobil mengikuti kejuaraan dunia balap mobil tenaga surya melintasi Benua Australia. Kendaraan-kendaraan ini dirakit oleh sejumlah perusahaan dan universitas terkemuka.

oleh Liputan6Diterbitkan 27 September 2005, 07:32 WIB
Liputan6.com, Darwin: Sebanyak 22 mobil dari 10 negara turut serta dalam kejuaraan dunia balap mobil tenaga surya melintasi Benua Australia, baru-baru ini. Ajang balap yang telah memasuki tahun ke delapan ini menempuh jarak dari kota Darwin hingga Adelaide selama tiga hari.

Mobil Nuna Tiga asal Belanda kembali meramaikan balapan ini. Nuna Tiga pernah menjuarai lomba pada 2001 dan 2003 silam. Mobil ini juga memegang rekor tercepat dengan catatan waktu 30 jam 54 menit pada kejuaraan dua tahun silam.

Mobil Sky Ace Tiga buatan Universitas Ashiya, Jepang, memimpin lomba kali ini setelah mencetak catatan waktu tercepat saat kualifikasi sepanjang 3.000 kilometer. Mobil-mobil lain dari beberapa tim juga silih berganti saling memimpin jalannya balapan. Tim dari Universitas Michigan, Amerika Serikat, sempat di posisi terdepan saat memasuki area chekpoint di Katherine.

Kendaraan ini dirakit oleh sejumlah perusahaan serta beberapa universitas terkemuka. Mereka berharap mobil rakitannya jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Seperti mobil Tesseract buatan mahasiswa Universitas Michigan AS yang kini jauh lebih aerodinamis, ringan serta lebih cepat. Kejuaraan ini memang ditujukan untuk merangsang pembuatan mobil bertenaga surya yang inovatif.(IAN/Ijx)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya