Liputan6.com, Beijing: Sejumlah diplomat Amerika Serikat kembali diizinkan bertemu dengan 24 awak Pesawat Angkatan Laut AS yang ditahan di Hainan, Cina, Ahad (8/4). Meski begitu, Presiden AS George Walker Bush tetap ogah meminta maaf pada pemerintah Cina. Bush hanya menyesal atas hilangnya pilot pesawat tempur Cina Wang Wei.
Pertemuan tersebut adalah yang ketiga kali. Beberapa hari sebelumnya --Selasa dan Jumat-- diplomat AS telah bertemu dengan para awak pesawat. Menurut Atase Militer AS Jenderal Neal Sealock, semua awak pesawat dalam keadaan sehat dan tetap memiliki semangat serta kekuatan moral yang tinggi. Pemerintah AS berusaha dapat menemui para awak pesawat dua kali dalam sehari.
Anehnya, meski telah ditemui sebanyak tiga kali, hingga saat ini pemerintah AS belum mengetahui lokasi penahanan awak pesawat. Sebuah gedung dipercaya sebagai tempat penahanan para awak tersebut. Pasalnya, penjagaan di gedung tersebut terus diperketat semenjak kecelakaan terjadi, Ahad pekan silam. Tersiar kabar, sejumlah kendaraan pejabat Cina kerap datang dan pergi di gedung tersebut pada malam hari.(ULF/Ipd)
Pertemuan tersebut adalah yang ketiga kali. Beberapa hari sebelumnya --Selasa dan Jumat-- diplomat AS telah bertemu dengan para awak pesawat. Menurut Atase Militer AS Jenderal Neal Sealock, semua awak pesawat dalam keadaan sehat dan tetap memiliki semangat serta kekuatan moral yang tinggi. Pemerintah AS berusaha dapat menemui para awak pesawat dua kali dalam sehari.
Anehnya, meski telah ditemui sebanyak tiga kali, hingga saat ini pemerintah AS belum mengetahui lokasi penahanan awak pesawat. Sebuah gedung dipercaya sebagai tempat penahanan para awak tersebut. Pasalnya, penjagaan di gedung tersebut terus diperketat semenjak kecelakaan terjadi, Ahad pekan silam. Tersiar kabar, sejumlah kendaraan pejabat Cina kerap datang dan pergi di gedung tersebut pada malam hari.(ULF/Ipd)