Gus Dur Memimpin Demonstrasi ke Istana

Dengan menggunakan kursi roda Abdurrahman Wahid memimpin rombongan demonstrasi dari Bundaran HI ke Istana Negara. Namun, baru separuh perjalanan mantan presiden RI itu mundur dan diangkut naik mobil.

oleh Liputan6Diterbitkan 09 September 2005, 15:19 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Mantan Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur memimpin demonstrasi mulai dari Bundaran Hotel Indonesia ke Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (9/9). Gus Dur dengan menggunakan kursi roda mendahului rombongan yang berjumlah sekitar 500 orang. Mereka meneriakkan penolakan rencana kenaikan harga bahan bakar minyak dan perjanjian damai antara pemerintah Indonesia-Gerakan Aceh Merdeka.

Demonstrasi dimulai di Bundaran HI sekitar pukul 09.00 WIB. Satu jam kemudian rombongan bergerak menuju Istana Negara. Tiba di Jalan Juanda, tanpa sebab yang jelas, Gus Dur memutuskan naik mobil. Sedangkan demonstran meneruskan perjalanan dengan berjalan kaki. Unjuk rasa berlangsung tertib.

Unjuk rasa yang dipimpin Gus Dur ini langsung mendapat tanggapan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Presiden menilai demonstrasi itu sebagai bagian dari demokrasi. Namun ia tetap berharap para pengunjuk rasa mengerti bahwa perekonomian Indonesia tengah menghadapi tantangan yang berat.(KEN/Suhatman Pisang dan Akbar Berno)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya