Suasana Haru Mewarnai Tahlilan di Rumah Sabrina

Untuk kedua kalinya dalam sepekan tahlilan digelar di rumah Iwan Iswara yang diduga terkena SARS di kawasan Serpong, Tangerang, Banten. Tahlilan digelar setelah Sabrina menyusul kepergian ayah dan adiknya.

oleh Liputan6Diterbitkan 15 Juli 2005, 01:53 WIB
Liputan6.com, Tangerang: Suasana duka masih menyelimuti rumah almarhum Iwan Siswara di kawasan Serpong, Tangerang, Banten. Kamis (14/7) malam, keluarga dan para kerabat berkumpul untuk mengikuti tahlilan. Dalam sepekan ini, secara berturut-turut Iwan dan kedua putrinya, Talita dan Sabrina meninggal dunia setelah mengalami gejala demam, sesak napas, dan batuk yang disebut-sebut radang paru-paru berat [baca: Sabrina Akhirnya Meninggal Dunia].

Pengajian yang dimulai seusai salat Isya ini diikuti puluhan keluarga dan kerabat almarhum. Namun, tak tampak Lien Rosalina, istri almarhum, maupun putra sulungnya, Fariz. Pihak keluarga memutuskan, Lien untuk sementara diungsikan ke rumah kerabatnya di Bandung, Jawa Barat. Ini dilakukan agar Lien dapat menenangkan diri setelah ditinggalkan tiga orang yang dicintainya.

Sementara sejumlah tetangga almarhum mulai Kamis petang telah mendapat pembagian 50 perangkap tikus yang dibagikan dinas kesehatan setempat. Pembagian perangkap tikus ini untuk mengambil sampel darah tikus dan kecoa yang berhasil ditangkap untuk meneliti penyebab penyakit mematikan itu.(ORS/Asti Megasari dan Taufik Maru)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya