Netanya Diguncang Bom, Dua Tewas

Serangan bom terjadi di depan supermarket yang tengah dipadati pengunjung di Netanya, Israel. Dua wanita Israel tewas dan 30 orang lainnya menderita luka-luka. Diduga serangan itu bom bunuh diri.

oleh Liputan6Diterbitkan 13 Juli 2005, 07:10 WIB
Liputan6.com, Netanya: Serangan bom terjadi di depan supermarket yang tengah dipadati pengunjung di Netanya, Israel, Selasa (12/7). Insiden tersebut menewaskan dua orang dan mencederai 30 orang lainnya. Sementara upaya serangan bom lainnya terjadi di Tepi Barat, namun bom mobil yang akan diledakkan gagal meledak.

Ledakan bom di Netanya itu diduga serangan bom bunuh diri. Menurut polisi, peristiwa tersebut diperkirakan ulah kelompok perlawanan Palestina. Dalam penyelidikan, Polisi Israel dan Palestina mengidentifikasi pelaku peledakan bom adalah Ahmed Abu Khalil, seorang anggota kelompok Jihad Islam. Dua korban yang tewas adalah wanita Israel.

Perdana Menteri Israel Ariel Sharon belum berkomentar sedikit pun tentang serangan bom tersebut. Sebab, Sharon diperkirakan sedang berkonsentrasi pada upaya menjaga stabilitas menjelang penarikan mundur Israel dari Jalur Gaza pada pertengahan Agustus mendatang. Sementara Presiden Palestina Mahmud Abbas langsung mengutuk aksi peledakan tersebut. Ia menganggap serangan itu sebagai tindak kriminal [baca: Keamanan, Unsur Terpenting Penarikan Mundur Israel].

Seusai peledakan bom tersebut, Kelompok Jihad Islam menyatakan tetap mematuhi kesepakatan gencatan senjata. Namun, mereka akan terus melakukan pembalasan jika Israel melanggar kesepakatan.(ZIZ/Ijx)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya