Pemilihan Miss Waria Indonesia 2005

Sebanyak 30 waria mengikuti Kontes Waria 2005 yang digelar di Gedung Sarinah, Jakarta Pusat. Mereka menunjukkan kebolehannya seperti bernyanyi dan menari. Sekitar dua ratus anggota FPI memprotes acara itu.

oleh Liputan6Diterbitkan 27 Juni 2005, 09:32 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Kaum waria (wanita pria) semakin berani menunjukkan keberadaan mereka. Hal ini tercermin dari Pemilihan Miss Waria Indonesia 2005 yang digelar di Gedung Sarinah, Jakarta Pusat, Ahad (26/6) malam. Sebanyak 30 waria dari berbagai daerah mengikuti kontes ini. Mereka menunjukkan kebolehan masing-masing seperti bernyanyi dan menari.

Olivia, kontestan dari Jakarta, akhirnya terpilih sebagai Miss Waria Indonesia 2005. Penyematan mahkota langsung dilakukan Miss Waria Indonesia 2004 Megi Megawati. Menurut ketua dewan juri Ria Irawan, salah satu penilaian adalah kesempurnaan fisik peserta yang menyerupai wanita. &quotPemenang akan dikirim ke ajang internasional," kata artis cantik ini.

Sementara di luar gedung, sekitar dua ratus anggota Front Pembela Islam (FPI) memprotes Kontes Miss Waria ini. Mereka meminta acara tersebut dibubarkan. Menurut Sekretaris Dewan Pimpinan Pusat FPI Soleh Mahmud, acara ini telah menghina Islam. &quotIni adalah kontes waria jadi-jadian, bukan waria yang diakui keberadaanya oleh Islam," kata Soleh.

Setelah beraksi sekitar dua jam, mereka kemudian bernegosiasi dengan panitia. Namun, Pemilihan Miss Waria 2005 tetap dilanjutkan. Para anggota FPI ini kemudian membubarkan diri sambil meneriakkan Allahu Akbar.(JUM/Darnifawan dan Gatot Setiawan)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya