&quotPutri Duyung&quot dari Peru Dinyatakan Sehat

Tim dokter menyatakan Milagros Cerron bocah yang lahir dengan kaki menyatu, dalam kondisi sehat setelah operasi pemisahan kaki. Bocah 13 bulan ini akan berjalan sebelum usianya mencapai dua tahun.

oleh Liputan6Diterbitkan 09 Juni 2005, 07:18 WIB
Liputan6.com, Lima: Sepekan setelah operasi pemisahan kaki, Milagros Cerron dinyatakan dalam kondisi sehat. Cerron lahir dengan kedua kaki menyatu yang disebut Sirenomelia atau sindrom putri duyung. Demikian disampaikan tim dokter Rumah Sakit Solidaritas, Lima, Peru, Rabu (8/6).

Para dokter juga menunjukkan video pemeriksaan Cerron, termasuk pembukaan perban untuk mengevaluasi hasil operasi. Selama pemeriksaan, dokter menggunakan semacam gergaji kecil untuk memotong gips yang membalut kaki bayi berumur satu tahun ini. Rekaman juga memperlihatkan bekas jahitan yang memanjang dari tumit hingga pangkal paha. Bekas jahitan itu diperkirakan hilang dalam 10-12 hari. Selama pemeriksaan, gadis cilik ini dibius total.

Menurut Ketua Tim Dokter, Luis Rubio, operasi pemisahan kaki berjalan cukup sukses. Cerron kini menjalani perawatan harian di sebuah ruang khusus untuk mempercepat penyembuhan. Bila semuanya lancar, Cerron bisa hidup normal dan aktif. Ia diperkirakan dapat berjalan sebelum usianya mencapai dua tahun.

Meski demikian, para dokter mengatakan perlu waktu bertahun-tahun untuk melakukan serangkaian operasi memperbaiki organ-organ kelamin, pencernaan, dan organ dalam lainnya. Selain itu, Cerron juga akan mengalami masalah dengan ginjal kiri yang rusak dan ginjal kanan yang sangat kecil dengan lokasi terlalu rendah dibanding kondisi normal.

Cerron dioperasi pada 31 Mei silam. Operasi tahap pertama itu berlangsung empat jam dan melibatkan 11 dokter, termasuk ahli bedah plastik, dokter anak, dan spesialis jantung. Operasi melebihi target semula karena kaki Cerron bisa dipisahkan sampai ke pangkal paha bagian dalam. Semula tim dokter berencana membedah sampai lutut saja [baca: Operasi Pemisahan Kaki Bayi Sirenomelia Sukses].(TOZ/Rcm)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya