Karyawan PT Windu Karya Indah Berunjuk Rasa

Karyawan PT Windu Karya Indah mengadukan nasib yang tak jelas kepada anggota DPRD Provinsi Jambi. Ratusan pegawai PT Unibis Tanjung Mulia Sumut berdemonstrasi memprotes pemecatan sebagian karyawan.

oleh Liputan6Diterbitkan 08 Juni 2005, 01:23 WIB
Liputan6.com, Jambi: Ratusan karyawan PT Windu Karya Indah berunjuk rasa di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (7/6). Mereka mengadukan nasibnya yang terlunta-lunta setelah perusahaan yang bergerak di bidang produksi kayu lapis itu disita Direktorat Jenderal Pajak karena menunggak pajak senilai ratusan juta rupiah.

Aksi serupa dilakukan karyawan PT Unibis Tanjung Mulia. Mereka menggelar demonstrasi di depan Gedung DPRD Sumatra Utara. Mereka mempertanyakan keputusan perusahaan yang memecat sebagian karyawan. Tak hanya itu, para demonstran memprotes tindakan perusahaan yang mengabaikan hak-hak pegawai.

Sementara itu, ratusan warga yang menamakan diri Forum Peduli Supremasi Hukum berdemonstrasi di Kantor Kejaksaan Negeri Semarang, Jawa Tengah. Mereka menuntut kejaksaan lebih serius menangani kasus korupsi dan tak terpengaruh intervensi pihak luar. Kejaksaan juga diminta segera menyeret pejabat yang terlibat kasus korupsi dana beasiswa fiktif di Kota Semarang.

Kericuhan mewarnai dialog antara mahasiswa, warga, anggota DPRD, dan anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Ratusan mahasiswa dan warga mengamuk menyusul kebuntuan dialog mengenai dua pasangan calon bupati yang dinilai bermasalah tetapi lolos dalam pemilihan kepala daerah [baca: KPU Cilegon Didemonstrasi].(TOZ/Tim liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya