Isaac Sapulette Tersangka Baru Kasus Separatis RMS

Isaac Johanes Sapulette terbukti menerima perintah dari Samuel Waileruny alias Semmy untuk menggelar upacara peringatan RMS, 25 April silam. Hari ini Semmy kembali akan menjalani pemeriksaan di kantor polisi.

oleh Liputan6Diterbitkan 06 Mei 2005, 17:58 WIB
Liputan6.com, Ambon: Jajaran Kepolisian Resor Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease di Ambon, Maluku, Jumat (6/5) ini, menetapkan satu tersangka baru dalam kasus gerakan separatis Republik Maluku Selatan (RMS). Ia adalah Isaac Johanes Sapulette yang telah diperiksa sebagai saksi sejak dua pekan silam. Isaac terbukti menerima perintah melalui pesan singkat telepon seluler (SMS) dari Samuel Waileruny alias Semmy untuk menggelar upacara pada 25 April silam. Meski itu tidak jadi dilangsungkan, Isaac jelas terkait dalam organisasi tersebut.

Sementara Semmy yang menjabat sebagai Ketua Bidang Yudikatif Front Kedaulatan Maluku (FKM) kembali menjalani pemeriksaan secara maraton pada hari ini. Semmy ditangkap polisi beberapa saat setelah mendarat di Bandar Udara Pattimura, Ambon, kemarin pagi [baca: Pemimpin FKM Ditangkap di Bandara Pattimura]. Semmy diduga terlibat dalam insiden pengibaran bendera pada peringatan ulang tahun ke-55 RMS 25 April silam. Terbetik kabar pengacara Semmy hari ini juga akan menggelar keterangan pers. Itu terkait dengan rencana Semmy mengundurkan diri dari organisasi FKM RMS.(DEN/Sahlan Heluth)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya