Pepo dan Sigi Bertemu Warga Kota Kembang

Sekitar 800 warga Bandung, Jabar, mendaftarkan diri untuk memeriksakan gigi mereka secara gratis dalam program Pekan Keluarga Pepsodent di Istana Plaza. PIDH diselenggarakan untuk menyadarkan masyarakat akan gigi sehat.

oleh Liputan6Diterbitkan 30 April 2005, 17:34 WIB
Liputan6.com, Bandung: Perusahaan pasta gigi Pepsodent kembali menggelar Pekan Keluarga Pepsodent. Kali ini acara hasil implementasi program Pepsodent Initiative for Dental Health (PIDH) diselenggarakan di Istana Plaza, Bandung, Jawa Barat. Perusahaan yang bernaung di bawah PT Unilever Indonesia Tbk. ini memberikan layanan konsultasi dan pemeriksaan gigi gratis. Selain itu, acara yang digelar dari 9 hingga 13 April silam diwarnai dengan kunjungan ke Panti Asuhan Yapita dan rumah-rumah warga.

Kota Kembang menjadi kota kedua yang dikunjungi pepsodent. Event yang digelar di akhir pekan ini dipenuhi masyarakat yang datang dari Kota maupun dari Kabupaten Bandung. Pengunjung yang sebagian besar anak-anak tampak antusias mengikuti acara yang bertujuan memberikan informasi dan pendidikan memelihara kesehatan gigi dan mulut sedini mungkin [baca: Sehat Bersama Pepsodent Initiative for Dental Health ]

Di sana, terdapat tempat penjualan dan pameran produk serta tempat pemeriksaan gigi menggunakan Intra Oral Camera. Hebatnya, alat ini bisa mendeteksi kondisi gigi si pasien secara instan. Selain pemeriksaan gigi gratis, pengunjung dapat menggunakan komputer yang menyajikan permainan anak menggunakan tokoh-tokoh animasi. Termasuk tips mengenai kesehatan gigi dan mulut dengan penyajian yang menarik dan menyenangkan.

Tak hanya menggelar acara di Istana Plaza, Pepsodent menyambangi permukiman penduduk di daerah Cikidang Maribaya, Lembang. Kru Pepsodent juga mengunjungi Panti Asuhan Yapita di Jalan Saturnus Utara Nomor 16, Kompleks Margahayu Raya pada 12 April silam. Puluhan anak di sana mendapat pelayanan pemeriksaan gigi gratis dan dihibur dengan permainan menarik. Bahkan, maskot Pepo dan Sigi memberikan informasi kesehatan gigi dan mulut kepada mereka. Masduki Rasyid, Ketua Yayasan Al Muslimin yang mengelola Panti Asuhan Yapita mengucapkan terima kasih atas kehadiran Pepsodent.

Brand Manager Pepsodent Oudy Mangindaan mengatakan, program PIDH ditanggapi positif warga Bandung. "Di Istana Plaza selama dua hari, untuk diperiksa, mereka mau daftar, mau antre, semua itu sekitar 800 orang," ungkap Oudy. Namun, dilihat dari pengunjung, Oudy memperkirakan lebih dari 1.000 orang.

"Saya lihat yang paling banyak ialah kasus bolong, karies gigi. Yang kedua karang gigi. Saya kira di Bandung, ya, relatif," kata Dudi Aripin, anggota Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Kota Bandung. Dudi menambahkan, warga di wilayah pinggiran Bandung umumnya kurang memperhatikan kesehatan gigi dan mulut.

Salah satu faktor Pepsodent menyelenggarakan program PIDH adalah rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya memelihara kesehatan gigi sedini mungkin. Berdasarkan data yang diperoleh dari Departeman Kesehatan pada 2001, rasio antara gigi yang dicabut dan ditambal dalam perawatan adalah 1:27. Padahal, target rasio nasional antara gigi dicabut dan gigi ditambal adalah 1:1.

Untuk itu, Pepsodent akan mengubah kebiasaan warga dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut serta pergi ke dokter gigi tidak hanya pada saat gigi sakit. "Inti dari kegiatan ini adalah untuk membiasakan orang agar memeriksa giginya paling tidak 6 bulan sekali ke dokter gigi," kata Oudy.(DNP/Tim Usaha Anda)

PEPSODENT INTIATIVE FOR DENTAL HEALTH
PT Unilever Indonesia Tbk
Graha Unilever Jalan Gatot Subroto Kavling 15
Jakarta 12930
Telepon : (021) 526 2112
Faxsimile: (021) 529 1979
Suara konsumen Unilever: 0-800-1-558000

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya