Samsung Galaxy Z Fold8, Pengalaman 8 Generasi yang Sulit Dicontek Kompetitor

HP lipat ini telah melalui ribuan pengujian dari generasi ke generasi, mulai dari Samsung Galaxy Z Fold generasi pertama (2019) hingga generasi ke-8 (2026).

Diterbitkan 19 Oktober 2026, 10:17 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Perang foldable (HP lipat) di pasar global maupun domestik saat ini sedang berada di titik paling panas. Kehadiran sejumlah brand papan atas di luar Samsung yang mencoba masuk di kategori ini membuat pilihan konsumen semakin beragam.

Namun, di tengah riuk-pikuk persaingan dan promosi fitur dari para pendatang baru, ada satu hal fundamental yang tidak bisa diciptakan secara instan: kematangan dan pengalaman.

Samsung, sebagai pionir yang telah membentuk lanskap ponsel lipat sejak 2019, kembali menegaskan kepemimpinannya lewat peluncuran Samsung Galaxy Z Fold8 series.

Seri HP lipat ini bukan sekadar pembaruan rutin pada lembar spesifikasi, melainkan hasil penyempurnaan selama delapan generasi yang didasarkan pada pemahaman mendalam atas kebutuhan pengguna sehari-hari.

Membuat smartphone lipat tidak hanya soal menyatukan dua layar dengan engsel (hinge). Ini adalah proses panjang pembuktian durabilitas, optimasi antarmuka, hingga kenyamanan dalam genggaman (ergonomis).

Presiden Samsung Electronics Indonesia, Harry Lee, menegaskan bahwa pengalaman yang dibangun Samsung selama bertahun-tahun memberikan keunggulan kompetitif mutlak.

"Pengalaman selama tujuh tahun tidak bisa direplikasi secara instan. Kematangan inovasi memberikan kami keahlian lebih terkait durabilitas engsel, layar, hingga ergonomis harian yang tidak bisa dipangkas melalui jalan pintas," ungkapnya kepada Tekno Liputan6.com, ditulis Senin (19/10/2026).

Di tengah hadirnya pemain baru yang masih berada di tahap eksplorasi awal, Galaxy Z Fold8 menawarkan kenyamanan lebih bagi konsumen.

"Persaingan membuat industri ini semakin dinamis, dan ini menjadi bukti bahwa visi foldable yang kami pelopori tujuh tahun lalu menjadi standar baru yang diakui oleh industri," Harry memungkaskan.

Perangkat ini telah melalui ribuan pengujian nyata dari generasi ke generasi--mulai dari Galaxy Z Fold generasi pertama (2019) hingga generasi ke-8 (2026)--sehingga menghadirkan ekosistem foldable yang benar-benar siap, stabil, dan teruji untuk pemakaian jangka panjang.

Untuk diketahui, Samsung meluncurkan seri HP lipat Galaxy Z Fold generasi pertama pada 2019. Disusul Galaxy Z Fold2 (2020), Galaxy Z Fold3 (2021), Galaxy Z Fold4 (2022), Galaxy Z Fold5 (2023), Galaxy Z Fold6 (2024), Galaxy Z Fold7 (2025), dan Galaxy Z Fold8 & Fold8 Ultra (2026). 

 

 

Ringan dan Ergonomis

Salah satu pencapaian terbesar dalam evolusi 8 generasi ini terlihat pada sektor desain dan portabilitas. Jika generasi awal ponsel lipat sempat diidentikkan dengan bodi yang tebal dan berat, Galaxy Z Fold8 membuktikan sebaliknya.

Dengan bobot hanya 201 gram dan ketebalan hanya 4,5 mm saat dibuka (unfolded), Galaxy Z Fold8 menjadi varian Fold paling ringan dan ergonomis dalam sejarah Samsung.

Mengusung proporsi bergaya paspor yang ringkas, perangkat ini terasa mantap dan nyaman di genggaman, baik saat dilipat sebagai ponsel harian maupun ketika dibuka menjadi layar besar. Desain yang semakin refined ini memastikan pengguna mendapatkan fleksibilitas large-screen tanpa harus mengorbankan kenyamanan portabilitas.

Inovasi fisik Galaxy Z Fold8 disempurnakan oleh kualitas visual tingkat tinggi. Saat dibuka, pengguna disambut layar utama 7,6 inci Dynamic AMOLED 2X yang mendukung adaptive refresh rate 120Hz serta tingkat kecerahan puncak hingga 2600 nits.

Spesifikasi ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan menghadirkan manfaat nyata dalam penggunaan sehari-hari.

Layar seluas 7,6 inci memungkinkan pengguna membuka beberapa aplikasi bersamaan (multi-window) secara lega, mulai dari menyunting dokumen, membalas surel, hingga mengikuti rapat virtual.

Menonton video streaming atau mengedit foto/video juga terasa lebih hidup berkat kontras warna yang tajam serta tampilan tetap jelas dan cerah meskipun di bawah terik sinar matahari langsung.

Dipadukan dengan platform keamanan Samsung Knox serta integrasi mulus dengan ekosistem wearable seperti Galaxy Watch, Galaxy Z Fold8 siap mendukung produktivitas dan gaya hidup aktif pengguna dengan nyaman dan aman.

 
 
 

Smart Switch dan Trade-in

Bagi konsumen yang ingin beralih dari ponsel lama ke HP lipat terbaru ini, Samsung menyediakan jalur migrasi yang mudah dan menguntungkan.

Melalui aplikasi Smart Switch, proses pemindahan data--mulai dari foto, kontak, riwayat pesan, hingga tata letak aplikasi--dapat dilakukan dengan cepat dan aman dari berbagai sistem operasi ponsel sebelumnya. Pengguna tak perlu khawatir kehilangan data penting saat berpindah perangkat.

Selain itu, program Trade-in (tukar tambah) memberikan nilai lebih dengan memaksimalkan nilai smartphone lama sebagai potongan harga langsung untuk memboyong Galaxy Z Fold8.

Momen upgrade ke Galaxy Z Fold8 menjadi semakin menarik berkat hadirnya program promo Galaxy Upgrade Festival. Berlangsung hingga 31 Oktober 2026, program ini menawarkan total potongan harga hingga Rp 5 juta.

Keuntungan tersebut mencakup kombinasi dari Direct cashback, Penawaran Purchase With Purchase (PWP), dan Trade-in cashback tambahan.

Program promo ini dapat dinikmati melalui pembelian di saluran resmi Samsung.com maupun seluruh jaringan toko resmi Samsung Experience Store (SES) di Indonesia.

 
Â