Sukses

Koneksi Internet di Bawah Laut Segera Terwujud

Para peneliti dari Universitas Buffalo, New York, Amerika Serikat, tengah mengujicoba sebuah sistem untuk menyediakan koneksi internet di bawah air. Proyek 'underwater network architecture' itu berhasil diujicoba dengan baik.

Namun jangan berpikir jika Anda dapat menggunakannya untuk mengirim foto diri Anda yang sedang berpetualangan di dalam laut ke Instagram. Menurut para peneliti, Wi-Fi di bawah air ini akan digunakan untuk memantau kehidupan di laut, mendeteksi tsunami dan gempa bumi lebih awal, dan bahkan membantu polisi dalam melacak pengedar narkoba.

Peneliti melakukan uji coba Wi-Fi bawah air di Danau Erie, yang berlokasi di perbatasan antara provinsi Ontario di Kanada dan Ohio serta Pennsylvania dan New York di Amerika Serikat. Dalam uji coba itu, mereka menjatuhkan dua sensor seberat 18 kilogram (kg) ke dalam air yang terhubung ke pelampung untuk memancarkan sinyal ke permukaan, lalu mengubah sinyal radio Wi-Fi menjadi gelombang suara.

Beberapa detik kemudian, mereka menerima umpan balik dari sensor tersebut. Hal itu membuktikan bahwa solusi jaringan bawah air dapat berjalan dengan baik. Pun demikian, teknologi ini masih perlu pengembangan lebih lanjut agar dapat terhubung ke laptop, smartphone, tablet, dan perangkat lainnya secara real-time.

"Menyediakan informasi ini di smartphone atau komputer setiap orang, terutama ketika tsunami atau bencana terjadi, bisa membantu menyelamatkan nyawa," ujar Tommaso Melodina selaku pemimpin proyek ini yang dikutip dari New York Post, Minggu (20/10/2013).

Melodina juga mengatakan bahwa tantangan untuk mewujudkan Wi-Fi di bawah laut adalah saat gelombang radio yang ada di bawah air menjadi kosong. Untuk mengatasinya, mereka mencoba menerapkan prinsip sonar pada sistem navigasi kapal selam.

Mmm, kira-kira kapan ya koneksi cerdas ini akan terwujud? Hingga berita ini diturunkan, pihak Universitas Buffalo belum bisa menginformasikan kapan jaringan Wi-Fi bawah air ini bisa digunakan. (isk/dew)