Sukses

Tokopedia Ungkap Deretan Produk Terlaris Sepanjang 2023, Ada yang Catat Kenaikan 3 Kali Lipat

Tokopedia mengungkap sejumlah deretan produk yang mengalami peningkatan transaksi tertinggi sepanjang tahun ini.

Liputan6.com, Jakarta - Tokopedia mengungkap soal tren belanja online sepanjang 2023 yang terjadi di platformnya. Sepanjang tahun ini, ternyata ada bebeberapa kategori produk yang terbilang laris dibeli oleh konsumen.

Dalam keterangan resmi yang diterima, Jumat (29/12/2023), Head of Communications Tokopedia Aditia Grasio Nelwan menuturkan, kategori paling laris di platformnya sepanjang 2023 adalah rumah tangga & groceries yang mencakup makanan dan minuman, serta kecantikan dan perawatan tubuh.

Dijelaskan lebih lanjut, jumlah penjual dan transaksi Tokopedia di berbagi wilayah di Indonesia juga meningkat. Tercatat, Sampang (Jawa Timur), Barito Kuala (Kalimantan Selatan), dan Tanggamus (Lampung) mengalami kenaikan tertinggi jumlah penjual dengan rata-rata peningkatan hampir 1,5 kali lipat.

Sementara wilayah dengan kenaikan tertinggi jumlah transaksi belanja online di tahun ini, ada Maluku Barat Daya (Maluku), Yahukimo (Papua), dan Lombok Utara (NTB). Rata-rata peningkatan di tiga wilayah itu hampir 2 kali lipat.

"Tokopedia juga mencatat pengiriman terjauh pada 2023 terjadi dari Banda Aceh ke Merauke untuk produk jersey dan celana sepeda," tutur Aditia. Untuk kategori produk Kecantikan dan Perawatan Tubuh, ada beberapa produk yang mengalami transaksi dengan peningkatan tertinggi.

Beberapa produk tersebut adalah parfum dan cologne, essential oil dan minyak pijat. Tokopedia mengungkap rata-rata kenaikan lebih dari 2 kali lipat.

 

 

Untuk produk Rumah Tangga, marketplace ini mencatat beberapa produk yang mengalami peningkatan transaksi tertinggi yakni alat kebersihan, pengharum ruangan dan perlengkapan pesta, dengan rata-rata peningkatan kenaikan 2,5 kali lipat.

Lalu di kategori makanan dan minuman, produk terlaris di Tokopedia di 2023 adalah air mineral, seafood, dan beras. Rata-rata peningkatan lebih dari 3 kali lipat.

"Temuan menarik lain adalah sepanjang tahun 2023 ada peningkatan transaksi hampers sebesar lebih dari 9 kali lipat jika dibandingkan dengan tahun 2022. Ini memperlihatkan makin tingginya antusiasme masyarakat untuk saling berbagi atau berkirim hadiah dalam bentuk hampers," ujar Aditia.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman

Fitur Baru Tokopedia Sepanjang 2023

Peningkatan signifikan juga terjadi pada transaksi produk digital di Tokopedia sepanjang 2023. Sejumlah produk seperti pajak daerah, e-invoicing dan internet serta TV mengalami rata-rata kenaikan lebih dari 7 kali lipat.

Tidak hanya itu, sepanjang 2023, Tokopedia juga telah meluncurkan beberapa fitur untuk memudahkan para pengguna berbelanja online. Salah satu fitur yang diluncurkan adalah Multiple Product Search atau Cari Sekaligus.

Lewat fitur ini, konsumen bisa mencari lebih dari satu produk secara bersamaan. Konsumen juga akan mendapatkan rekomendasi pilihan toko yang menjual semua produk tersebut secara sekaligus.

Lalu, ada pula fitur Buy More Save More atau Beli Banyak Lebih Hemat. Dengan fitur ini, konsumen bisa membeli lebih banyak untuk mendapatkan diskon lebih besar.

Tokopedia turut meluncurkan fitur ramah penyandang buta warna. Fitur ini memungkinkan pengguna dengan defisiensi penglihatan warna, memilih mode tampilan aplikasi maupun situs web Tokopedia sesuai dengan kebutuhan.

Kini, ada empat model tampilan Tokopedia, yakni Light Mode (tampilan warna standar), Dark Mode (tampilan warna gelap), lalu protanopia and deuteranopia untuk pengguna yang sulit membedakan warna merah dan hijau, serta tritanopia untuk pengguna yang sulit membedakan warna biru dan kuning.

 

3 dari 4 halaman

Tokopedia dan TikTok Umumkan Kolaborasi, Gelar Kampanye Beli Lokal di Harbolnas 12.12

Sebelumnya, Tokopedia dan TikTok juga mengumumkan kehadiran kampanye Harbolnas 12.12. Bertajuk Beli Lokal, kampanye ini hadir sebagai kelanjutan dari kolaborasi yang sudah dilakukan antara Tokopedia dan TikTok.

"Dalam Harbolnas ini kami secara khusus mengajak masyarakat Indonesia untuk membeli produk lokal. Momentum Harbolnas tentu akan mendorong UMKM," tutur Melissa Siska Juminto saat konferensi pers, Selasa (12/12/2023).

Dalam kampanye ini, Tokopedia ini juga berkolaborasi dengan pemerintah, sehingga UMKM bisa mendapatkan panggung lebih luas. Beberapa program yang dihadirkan dalam kampanye ini adalah promo diskon hingga Rp 100.000, termasuk flash sale serba Rp 12.000.

Selain di Tokopedia, kampanye Beli Lokal ini juga bisa diakses di aplikasi TikTok. Seperti diketahui, akses berbelanja melalui aplikasi TikTok kini sudah bisa dilakukan kembali, setelah sebelumnya sempat disetop.

Melissa lebih lanjut juga menuturkan, kolaborasi antara Tokopedia dan TikTok tidak sekadar kampanye di masa Harbolnas 12.12. Keduanya juga memiliki beberapa program lain yang telah dipersiapkan.

4 dari 4 halaman

Program Kolaborasi Tokopedia dan TikTok

"Kami memiliki program huluisasi UMKM untuk meningkatkan kapasitas UMKM," tuturnya menjelaskan. Lewat program ini, Tokopedia dan TikTok akan melakukan pembinaan UMKM produsen.

Melalui program terintegrasi ini, beberapa hal yang juga akan dilakukan adalah melakukan pelatihan peningkatan produksi, dukungan promosi digital, hingga dukungan kreator lewat program afiliator produk lokal.

Dijelaskan lebih lanjut, keduanya juga akan melakukan pengembangan SDM teknologi. Hal itu dilakukan dengan dibukanya pusat pengembangan teknologi untuk talenta digital dan pengembangan kurikulum IT di berbagai kampus di Indonesia.

Turut hadir di kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menuturkan, kerja sama ini masih dalam rangka uji coba. Mendag menyebut, uji coba ini akan berlangsung selama 3 hingga 4 bulan ke depan.

Mendag menuturkan lebih lanjut, uji coba ini dilakukan untuk bisa mengetahui seperti apa hasil kolaborasi tersebut. Baru kemudian, nantinya akan dinilai.

"Nanti kita nilai 3 atau 4 bulan mendatang, karena perlu penyesuaian. Nanti kita juga nilai kolaborasi ini akan seperti apa," tutur Zulkifli Hasan. 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini