Sukses

TikTok Ramaikan Konten Edukasi Lewat Program Belajar Bareng

Liputan6.com, Jakarta - TikTok kembali merilis program baru bertajuk #BelajarBareng menjelang akhir tahun 2019. Program ini telah hadir sejak 25 November 2019, bertepatan dengan Hari Guru Nasional.

Melalui program ini, TikTok mengajak para kreator berbagi ilmu dan keahlian melalui video singkat. Sejak dirilis hingga saat ini, TiktTok mengklaim video-video dengan tagar #BelajarBareng sudah mendapatkan view 576,8 juta.

"Kami setiap bulan merilis kampanye baru dan kali ini adalah #BelajarBareng yang berisi berbagai konten edukasi di TikTok. Kami bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengisi konten belajar bareng ini," ujar Senior Marketing Manager TikTok Indonesia, Dina Bhirawa, di The Plaza, Jakarta Pusat, Jumat (6/12/2019).

Untuk meramaikan konten #BelajarBareng, TikTok juga bekerja sama dengan sejumlah akun dari berbagai kategori. Salah satu di antaranya adalah kategori bahasa asing dengan Cakap.com dan The British Institute.

Selain itu ada juga konten dari kategori olahraga yang salah satunya diramaikan oleh Dienlimano, yakni seorang certified personal trainer. Dia membagikan berbagai tip dan contoh gerakan olahraga yang bisa dicoba di rumah.

Video-video lainnya terkait teknologi, videografi, pengembangan diri, dan memasak juga ada dengan tagar #BelajarBareng. Konten edukasi lainnya di TikTok bisa dinikmati dengan mencari tagar #BelajarBareng.

"Kampanye baru ini diharapkan bisa menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk terus belajar, dan membagikan konten bermanfaat dengan cara yang menyenangkan," tutur Dina.

2 dari 2 halaman

Perkuat Konten Edukasi

TikTok selalu merilis kampanye baru setiap bulan. Meski selama ini dikenal dengan konten hiburan, platform video singkat itu berkomitmen memberikan konten edukasi untuk dikonsumsi penggunanya, termasuk di Indonesia.

Dijelaskan Dina, kampanye konten edukasi pertama kali diperkenalkan oleh TikTok di India. Ternyata, program tersebut berhasil dengan miliaran view per hari, hingga akhirnya diadopsi di negara-negara lain termasuk Indonesia.

"Kami berkomitmen membuat ekosistem di TikTok menjadi lebih baik. Sebelumnya kami memang lebih dikenal dengan konten hiburan seperti bernyanyi atau dance, tapi kami ingin lebih baik. Kami ingin semua konten bisa didapatkan di sini, tapi tetap disampaikan dengan cara yang menghibur," jelasnya.

Untuk #BelajarBareng, TikTok tidak menargetkan jangka waktu kampanye tersebut. Namun selama sebulan pertama, pihaknya akan gencar mempromosikan.

"Untuk #BelajarBareng tidak ada target sampai kapan kampanyenya. Namun, kami ada rencana yang lebih besar dari ini, tapi kampanye ini akan terus berlanjut," ungkap Dina.

(Din/Why)

Loading
Artikel Selanjutnya
Rayakan 100 Ribu Follower Instagram, Dubes Jepang Masafumi Ishii Ikutan Main TikTok
Artikel Selanjutnya
Sempat Dibully, Bowo Alpenliebe Tanggapi Warganet yang Demam TikTok