Sukses

Waspada, Ini 5 Bahaya Komputer Pakai Software Bajakan

Liputan6.com, Jakarta - Pengguna komputer, apakah kamu sudah menggunakan software Windows genuine alias asli? Jika belum, kamu perlu mengetahui betapa bahayanya menggunakan software bajakan.

Berdasarkan studi Dangers of Counterfeit Software Study 2013 yang dilakukan Microsoft, diungkapkan software bajakan tidak 100 persen sama dengan software asli.

Apa saja bahaya menggunakan software Windows bajakan?

1. Tempat Bersarangnya Malware

Software bajakan merupakan tempat bersarangnya malware. Jika komputer kamu menggunakan software bajakan, malware tersebut dengan mudah menempatkan pengguna pada risiko pencurian informasi rahasia atau data pribadi sekalipun.

Ilustrasi: Malware

Tidak hanya itu, pengguna software bajakan juga berpotensi menjadi korban pencurian data rekening bank.

2. Kinerja dan Fungsi Komputer Tak Maksimal

Penggunaan software bajakan memiliki efek samping yang buruk pada kinerja dan fungsi komputer, baik yang ada di rumah atau kantor.

Tidak bisa dimungkiri, membeli software bajakan memang lebih murah ketimbang yang asli, namun kalau keamanan dan kinerjanya tak maksimal tentu akan jadi masalah tersendiri bukan?

Ilustrasi: Menggunakan komputer

2 dari 3 halaman

Serangan Virus

3. Serangan Virus yang Merusak Data

Penggunaan software bajakan juga berpotensi membuat perangkat terserang virus yang bisa merusak atau menghilangkan data yang disimpan.

Untuk itu, jika kamu masih memakai software bajakan, pastikan untuk selalu mem-backup seluruh data milik kamu.

Ilustrasi: Perangkat Terserang Virus

4. Jadi Sarang Virus

Tahukah kamu, selain terserang virus, rupanya software bajakan juga bisa menjadi sarang virus. Untuk itu, kamu perlu selalu memperbarui antivirus yang terpasang di perangkat kamu. 

Ilustrasi: Sarang virus Kredit gambar: Humanarticle.info

3 dari 3 halaman

Tak Ada Pembaruan Software

5. Tak Ada Pembaruan Software

Bahaya lain dari software bajakan adalah tidak adanya pembaruan software.

Sekadar diketahui, Microsoft selalu menghadirkan pembaruan patch pada software mereka. Nah, saat patch diperbarui biasanya ada pembaruan atau update yang menutup celah-celah keamanan.

Software bajakan (techradar.com)

Sementara tidak demikian dengan software bajakan. Hal ini membuat software bajakan sangat rentan terserang virus, malware, dan serangan siber lainnya.

**Artikel ini merupakan hasil kerja sama Tekno Liputan6.com dengan situs teknologi JalanTikus.com. Untuk informasi mengenai tips dan ulasan teknologi, kunjungi www.jalantikus.com.

(Tin/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

 

Loading