Liputan6.com, Jakarta - Tenaga kreatif pembuat desain grafis terbilang banyak dibutuhkan di pasar Indonesia. Ryan Gondokusumo mengambil peluang untuk mempertemukan antara klien yang membutuhkan jasa dari tenaga desainer lepas lewat Sribu.com.
Bersama rekannya Wenes Kusnadi, Ryan mencoba peruntungan dengan menyediakan layanan jasa penyedia tenaga desainer grafis. Mereka berdua mengaku memulai bisnisnya dari nol dengan susah payah.
"Awalnya susah sekali dapat klien, job pertama yang jadi transaksi itu baru didapat setelah 3 bulan berjalan. Itu juga saya harus nombok. Nilai transaksinya Rp 1,5 juta dan klien sanggup bayar Rp 600 ribu, tapi saya pikir kita harus punya transaksi dulu untuk bisa berkembang jadi ya berkorban dulu," ungkap Ryan di Hong Kong Cafe, Jakarta, Selasa (18/11/2014).
Ia pun memaparkan, pada tahun pertama berjalannya Sribu.com, perusahaannya harus berupaya keras menambah jumlah desainer lepas terlebih dahulu.
"Tanpa desainer klien nggak akan mau nyari job di tempat kita, jadi harus banyak dulu desainernya," ungkapnya.
Saat ini Sribu.com diklaim telah memiliki ribuan desainer lepas yang siap menangani berbagai jenis pekerjaan terkait desain. Berbagai perusahaan besar juga diakui Ryan telah menggunakan jasa desainer lepas yang ada di Sribu.com yang diakuinya lebih terjamin dan aman.
Berdiri sejak tiga tahun lalu, Ryan mengaku Sribu.com telah menghasilkan pendapatan Rp 5 miliar. Perusahaan ini telah memiliki 14 orang tenaga kerja di kantor pusatnya di Jakarta.
"Semoga nanti kita dapat bantuan modal dari pihak lain untuk memperkuat perusahaan. Saya yakin layanan yang disediakan Sribu.com bisa lebih baik dan diterima pengguna internet di Indonesia," tandasnya. (den/isk)
3 Tahun Berdiri, Sribu.com Raup Pendapatan Rp 5 Miliar
Saat ini Sribu.com diklaim telah memiliki ribuan desainer lepas yang siap menangani berbagai jenis pekerjaan terkait desain grafis.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/768002/original/074837300_1416301788-Sribu.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam10 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381099/original/021116000_1792753524-cek_fakta_suahasil_-_dana_hibah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2214828/original/012272500_1526406975-pemadan_karhutla_sinar_mas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376579/original/071076900_1792381433-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441352/original/085354000_1765504848-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-12T084357.150.jpg)