Sukses

Debat Capres Jadi Perbincangan Hangat di Jejaring Sosial

Liputan6.com, Jakarta Keseruan yang terjadi pada acara Debat Calon Presiden (Debat Capres) yang dihelat Komisi Pemilihan Umum ternyata tak hanya berlangsung panas di Balai Sarbini, Jakarta. Jejaring sosial pun ikut diramaikan berbagai hal terkait Debat Capres.

Katapedia, sebuah lembaga pemantau jejaring sosial menyebutkan bahwa Debat Capres - Cawapres menjadi perbincangan hangat bagi para pengguna jejaring sosial.

"Debat ini juga menjadi perbincangan hangat di jejaring sosial, entah itu dari pendukung Jokowi, Prabowo, atau swing voters yang masih belum menentukan dukungan," papar Deddy Rahman selaku Direktur Katapedia Indonesia di Jakarta.

Data-data terkait posisi kedua Capres dikumpulkan Katapedia sehari setelah prosesi Debat Capres. Hasilnya, lembaga itu bisa mendapatkan data menarik dari kedua calon presiden yang sedang berkompetisi itu.

Dikutip dari Antara, Selasa (10/6/2014), Katapedia merekam media daring, pasangan Joko Widodo - Jusuf Kalla diangkat dalam 175 berita yang membuatnya berhasil mengungguli pasangan Prabowo - Hatta yang terdapat dalam 137 berita.

Sedangkan soal berita positif, Jokowi-JK kembali unggul dengan 49 berita, sementara Prabowo-Hatta dibahas dalam 41 berita positif. Di Twitter, Jokowi-JK dibacarakan di Twitter sebanyak 15.903 kali sedang pesaingnya 15.006 kali.

"Jokowi diasosiasikan dengan kata-kata dipercaya, presiden, pilih, dan pemimpin, sedangkan Prabowo-Hatta diasosiasikan dengan kata-kata HAM, hukum, dan menang," papar Deddy lagi.

Pembicaraan tersebut dilontarkan para pengguna situs jejaring sosial berkaitan dengan isi Debat Capres sewaktu Jokowi-JK melontarkan pertanyaan soal pelanggaran HAM dan hukum kepada pasangan Prabowo-Hatta.

"Besarnya jumlah pembicaraan di Twitter beberapa jam setelah Debat Capres menunjukkan atensi masyarakat Indonesia terhadap pilihan mereka," kata Deddy lagi.

Sosial media memang kerapkali digunakan untuk menyalurkan aspirasi para penggunanya terkait fenomena sosial yang terjadi, termasuk proses pemilihan umum 2014. Katapedia mengaku masih akan terus memantau proses rangkaian Debat Capres yang masih akan digelar berbagai pihak.