Driver Ojol Kritis Ditembak saat Tunggu Orderan di Sukabumi

Korban sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan akan segera dioperasi.

Diterbitkan 25 Oktober 2026, 17:44 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Seorang driver ojek online (ojol) ditemukan terkapar bersimbah darah usai menjadi korban penembakan orang tak dikenal. Peristiwa nahas tersebut terjadi di perempatan Jalan Stasiun Timur, Gunungparang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi pada Minggu (25/10/2026) dini hari.

Ketua Umum Komunitas Maxim (Maximus) Sukabumi, Hata Fahrizal (37) membenarkan bahwa korban merupakan mitra ojol berdomisili di Sukabumi. Menurut Hata, korban saat itu sedang menunggu orderan bersama rekannya, Ilham di lokasi yang minim penerangan.

"Pas Ilham berangkat mengantar penumpang, pas pulang lagi ke TKP ternyata korban sudah terkapar berlumuran darah di belakang kepala," ujar Hata.

Hata menjelaskan, korban diduga kuat ditembak menggunakan senjata api sekira pukul 00.57 WIB. Saat ini, korban sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan akan segera dioperasi.

"Informasi iya senjata api. Jadi sekarang pasien baru mau ditindak operasi. Secara garis besar pihak keluarga yang membiayai," ujar dia.

Komunitas ojol di Sukabumi kini berkoordinasi mencari rekaman CCTV dan berharap polisi segera menangkap pelaku. Mereka juga mendesak adanya perbaikan fasilitas keamanan di jalanan kota yang kerap minim pencahayaan saat malam hari.

"Pastikan di tempat-tempat gelap seperti itu pasang pencahayaan lampu, ini kota tapi kok gelap. Bila perlu dibuat pos pengamanan," kata Hata.

Kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mengolah olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kepolisian juga menepis rumor yang beredar di masyarakat bahwa pelaku merupakan kawanan geng motor.

"Korban ojol dan terduga dua orang masih dalam penyelidikan. Yang jelas bukan geng motor, ini analisa awal sudah direncanakan," kata Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Hartono.