Liputan6.com, Jakarta - Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Riau (Kepri) meminta sekolah mengutamakan keselamatan siswa dengan menerapkan pembelajaran dari rumah karena kualitas udara di Batam memburuk akibat kabut asap.
Indeks kualitas udara Batam hingga saat ini berada pada kategori kurang sehat dengan konsentrasi partikulat (PM2.5) di Batam. Kondisi tersebut menjadi dasar Ombudsman mendorong sekolah negeri maupun swasta untuk sementara mengalihkan kegiatan belajar tatap muka ke pembelajaran dari rumah hingga kualitas udara kembali berada pada level yang dinilai aman.
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Lagat Siadari Paroha, mengatakan kebijakan tersebut diperlukan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan yang dapat dialami siswa akibat paparan udara tidak sehat.
Advertisement
"Untuk mencegah munculnya persoalan infeksi pernapasan bagi anak-anak maupun penyakit penyerta lainnya, kami meminta seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta dari tingkat TK, SD, SMP, SMA, hingga SMK, untuk melaksanakan belajar dari rumah sampai indeks kualitas udara kembali di bawah angka 100," ujar Lagat, Rabu (30/9/2026).
Menurut dia, kebijakan belajar dari rumah yang mulai diterapkan di Batam pada 29 September 2026 merupakan langkah perlindungan terhadap siswa di tengah kondisi udara yang memburuk.
Dinas Pendidikan Kota Batam sebelumnya menerbitkan Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026 terkait pelaksanaan belajar dari rumah. Kebijakan serupa juga didorong melalui instruksi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Adi Agung.
Lagat menegaskan kebijakan tersebut tidak semestinya hanya diterapkan oleh sekolah negeri. Sekolah swasta maupun sekolah mandiri juga diminta mengikuti kebijakan tersebut untuk mengurangi risiko kesehatan terhadap peserta didik.
"Kebijakan ini wajib direalisasikan tanpa terkecuali, termasuk oleh sekolah mandiri atau swasta, demi menghindari risiko kesehatan yang membahayakan anak-anak kita," katanya.
Â
Tidak Menunggu Kondisi Buruk
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361521/original/005790200_1790736028-1001136433.jpg)
Ombudsman juga meminta pemerintah daerah di wilayah lain di Kepri tidak menunggu kondisi memburuk untuk mengambil langkah perlindungan terhadap siswa. Dampak kabut asap saat ini dirasakan terutama di Batam, Tanjungpinang, dan Bintan.
Namun, daerah lain diminta menyesuaikan kebijakan apabila kondisi kualitas udara mulai membahayakan kesehatan.
"Wilayah lain di luar tiga daerah silakan untuk menyesuaikan dan mengambil kebijakan serupa jika kondisi cuaca dinilai mulai memburuk dan tidak lagi aman bagi kesehatan siswa," ujar Lagat.
Selama pembelajaran dari rumah berlangsung, sekolah diminta tetap memastikan kegiatan belajar berjalan terstruktur. Guru juga diharapkan memantau kehadiran dan kondisi kesehatan siswa serta berkoordinasi dengan orang tua.
Sementara itu, orang tua diminta mendampingi anak selama belajar di rumah dan membatasi aktivitas di luar ruangan. Anak juga dianjurkan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, memperbanyak konsumsi air putih, serta menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar rumah.
Kebijakan belajar dari rumah tersebut bersifat sementara dan akan dievaluasi mengikuti perkembangan kualitas udara di wilayah Kepri.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361587/original/019138200_1790739278-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-30T103330.320.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539434/original/056891000_1774600557-SPPI_koperasi_desa_merah_putih.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668432/original/066093000_1782703201-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T101610.906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360761/original/003778800_1790664222-Your_paragraph_text__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361522/original/073587900_1790736028-1001133073.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627020/original/000666700_1782622344-aoun-abbas-97o4XH0htUs-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361492/original/095893700_1790734831-IMG-20260929-WA0025.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361490/original/032905700_1790734429-1200541.jpg)