Sukses

Doa Menahan Amarah Saat Puasa, Beri Kesabaran dan Ketenangan Hati

Liputan6.com, Jakarta Berpuasa tak hanya sekadar menahan lapar dan haus. Saat puasa, umat Islam juga harus menjauhkan diri dari emosi buruk dan hawa nafsu. Salah satu gangguan yang bisa muncul saat berpuasa adalah amarah.

Emosi yang menyebabkan amarah dapat mengurangi pahala puasa. Rasulullah SAW bersabda:

"Puasa adalah perisai. Jika salah seorang dari kalian berpuasa, janganlah berkata kotor dan jangan pula bertindak bodoh. Jika ia di cela oleh seseorang atau diajak berkelahi, maka hendaklah ia mengatakan 'aku sedang puasa'." (H.R al-Bukhari no.1904 dan Muslim no 1151).” 

Mengontrol amarah dan emosi sangat penting selama menjalankan ibadah puasa. Ada berbagai cara meredam amarah, salah satunya melalui doa. Dengan memanjatkan doa, hati dan jiwa akan kembali tenang. Doa meredam amarah juga akan menjernihkan pikiran dan menjauhkan diri dari emosi yang tak terkontrol.

Rasulullah bahkan mengajarkan manusia agar menahan amarahnya. Berikut doa untuk meredam amarah dan memohon kesabaran, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Jumat(23/4/2021).

2 dari 5 halaman

Doa meredam amarah sesuai anjuran Rasulullah

Ada doa yang diajarkan Rasulullah untuk mengatasi hati yang bergejolak penuh amarah. Doa ini sangat berguna saat hati sedang gelisah, emosi, dan ingin menumpahkan kemarahan. Berikut doa meredam amarah sesuai anjuran Rasulullah:

Allaahummaghfirlii dzanbii, wa adzhib ghaizha qalbii, wa ajirnii minas syaithaani.

Artinya:

" Tuhanku, ampunilah dosaku, redamlah murka hatiku, dan lindungilah diriku dari pengaruh setan."

Selain doa di atas, Anda juga bisa mengucapkan doa yang berbunyi:

Inni shaimun, inni shaimun

Artinya:

" Sesungguhnya aku sedang berpuasa. Sesungguhnya aku sedang berpuasa."

 

3 dari 5 halaman

Doa memohon kesabaran

Doa pertama

Mengontrol amarah juga bisa dilakukan dengan memanjatkan doa memohon kesabaran. Doa memohon amarah ini bisa diucapkan kapan saja dan di mana saja saat merasakan hati yang kurang baik. Doa memohon kesabaran adalah:

Robbanaa Afrigh 'Alainaa Shobron wa Tsabbit Aqdaamanaa wanshurnaa 'Alal Qoumil Kaafiriin'.

Artinya:

"Wahai Tuhan kami, limpahkan-lah kesabaran atas diri kami, dan teguhkan-lah pendirian kami dan tolong-lah kami terhadap orang-orang kafir." (QS. Al Baqarah: 250).

Doa kedua

Memperbanyak diri membaca doa memohon kesabaran juga sebagai sikap tawakal agar Allah selalu memberikan jalan yang paling baik bagi masalah. Berikut doanya:

Allohumma laka aslamtu wa bika amantu wa 'alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wa bika khoshomtu. Allohumma inni a'udzu bi 'izzatika laa ilaha illa anta an tudhillani. Antal hayyu alladzi laa yamuut wal jinnu wal insu yamuutun.

Artinya:

Ya Allah, aku berserah diri kepada-Mu, aku beriman kepada-Mu, aku bertawakal kepada-Mu, aku bertaubat kepada-Mu, dan aku mengadukan urusanku kepada-Mu. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung dengan kemuliaan-Mu - tidak ada ilah (sesembahan) yang berhak di sembah selain Engkau - dari segala hal yang bisa menyesatkanku. Engkau Maha hidup dan tidak mati, sedangkan jin dan manusia pasti mati. (HR. Muslim, no. 2717).

4 dari 5 halaman

Doa memohon kesabaran

Doa ketiga

Doa ini merupakan doa yang paling sering dipanjatkan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam.

'Ya Muqollibal Quluubi Tsabbit Qolbiy 'Alaa Diinika'.

Artinya:

"Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu." (HR. At-Tirmidzi no.3522, imam Ahmad IV/302, Al-Hakim I/525. Lihat Shohih Sunan At-Tirmidzi no.2792).

Doa keempat

Doa pendek ini juga bisa menjadi solusi untuk memperbanyak bacaan doa memohon kesabaran dan mengontrol amarah.

'Allaahumma Mushorrifal Quluub, Shorrif Quluubanaa 'Alaa Tho'atika'

Artinya:

"Ya Allah, Dzat yang mengarahkan hati, arahkanlah hati-hati kami untuk selalu taat kepada-Mu." (HR. Muslim).

Doa kelima

Ketika sedang ada dalam masalah, amarah juga bisa menyertai. Untuk menegarkan hati, doa ini bisa dipanjatkan.

'Robbanaa Laa Tuzigh Quluubanaa Ba'da Idz Hadaitanaa wa Hab Lanaa Min-Ladunka Rohmatan, innaka Antal-Wahhaab'

Artinya:

"Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakan-lah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Dzat yang Maha Pemberi (karunia)." (QS. Ali Imran: 8).

5 dari 5 halaman

Doa saat menghadapi orang yang marah

Tak hanya mengontrol amarah untuk diri sendiri, menghadapi orang yang marah pun juga bisa dibarengi dengan doa. Dalam Islam, tidak dianjurkan untuk menghadapi orang marah dengan kemarahan pula. Ada satu yang dianjurkan untuk dibaca saat menghadapi orang marah. Diharapkan, setelah membaca doa ini, kemarahan orang tersebut mereda. Berikut doanya:

"La ilaha illallahul halimul hakimu, subhanallahi rabbus samawatis sab'a wa rabbul 'arsyil 'adzimi, la ilaha illa anta 'azza jaruka wa jalla sana'uka."

Artinya:

"Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Kasih lagi Maha Bijaksana, Maha Suci Allah Tuhan yang memelihara tujuh langit dan menguasai 'arsy yang agung, tiada Tuhan selain Engkau, sangat kuat perlindunganMu dan Maha Tinggi perlindunganMu."