Sukses

Inisiatif Tukang Cukur di Dubai, Potong Rambut Gratis Selama Ramadan

Liputan6.com, Dubai - Sebuah salon yang berbasis di Dubai membantu memperindah penampilan para pekerja berkerah biru di kota, caranya yakni dengan memberikan potong rambut dan hair stylish gratis untuk mereka selama Ramadan.

Chaps & Co mempekerjakan 16 penata rambut profesional untuk memangkas rambut dan melakukan perawatan gratis terhadap 176 pria yang ada di akomodasi pekerja Roberts Construction.

Tukang cukur Chaps menyelesaikan tugas tersebut dalam kurun waktu 12 jam, saat bekerja dalam four-hour shift (4 jam shift).

Jordan Davies, pendiri dan mitra pengelola di Chaps & Co mengatakan kepada Khaleej Times bahwa berdasarkan keberhasilan Ramadan sebelumnya, Chaps berencana untuk "melakukan hal yang sama kepada para pekerja kasar."

"Inisiatif Ramadhan kami disebut Chaps Smiles. Kami terinspirasi oleh begitu banyak bisnis lokal dan multinasional di Timur Tengah yang memainkan peran kecil dalam memberikan semangat Ramadan," katanya, seperti dikutip dari Khaleej Times, Selasa (4/6/2019).

Mereka memulainya dengan potong rambut gratis, tetapi ketika mengetahui ada pekerja yang punya rambut lebih sedikit di kepala daripada di wajah, mereka akhirnya menawarkan perapihan jenggot pula.

Ia menambahkan: "Para pekerja sedikit khawatir pada awalnya, tetapi setelah mereka melihat hasil dari kawan-kawan mereka, tren ini dengan cepat tersebar, mereka hanya perlu menunggu selama 30 hingga 45 menit."

Chaps & Co buka dari pagi hingga sore hari, tepat ketika buruh-buruh tersebut hendak berangkat atau pulang kerja. Pada jam kedua atau jam pulang kerja, mereka memiliki audiensi yang besar. Musik pun diputar, kebanyakan lagu-lagu dari India Selatan.

"Masing-masing tukang cukur bekerja empat jam, meski ada yang ingin tambah jam kerja. Mereka tampaknya menikmati seluruh pengalaman itu," ungkap Davies lagi.

Namun hal yang membuat para pemangkas rambut itu terkesima adalah momen ketika pelanggan mereka mengungkapkan kebahagiaan saat melihat tampilan baru mereka atau gaya terkini di cermin.

 

 

2 dari 2 halaman

Koki Handal

Chaps & Co bukan satu-satunya brand yang menawarkan pengalaman Ramadan berbeda selama Ramadan.

Siswa-siswi sekolah yaang menyebut diri mereka sebagai "Eco Warriors" berkumpul dan mendistribusikan paket makanan buka puasa di sebuah masjid di Al Mankhool, Jumat, 31 Mei 2019.

Muhammad bin Abdul Razack, Jay Aditya Singh dan Aryan Kundra -- semua merupakan murid kelas 7 dari Permata Modern Academy -- percaya bahwa Ramadan membawa seseorang lebih dekat dengan kemanusiaan.

Razack berkata: "Kami telah mengambil kesempatan pada bulan ini untuk menunjukkan nilai-nilai kebaikan, empati dan berbagi."

Sementara itu, ada pula outlet ritel Choithrams yang meluncurkan 'Recipes of Tolerance', sebuah inisiatif yang bertujuan untuk menyoroti nilai-nilai toleransi, koeksistensi dan kedamaian melalui makanan lezat.

Choithrams mempekerjakan koki profesional Chef Arthur, yang merupakan duta besar Program Pangan Dunia PBB, serta juru masak lain dari Consumer Flavour Intelligence untuk menghidangkan masakan dalam bentuk seni gourmet.

Loading