Sukses

Indo Barometer: 64,9 Persen Masyarakat Puas Kinerja Jokowi

Liputan6.com, Jakarta - Lembaga survei Indo Barometer mengukur tingkat kepuasan masyarakat atas kinerja Joko Widodo atau Jokowi selama menjalankan roda pemerintahan. Hasilnya, 64,9 persen masyarakat Indonesia mengaku puas dengan kepemimpinan mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

"Tidak puas 30,9 persen," tutur Peneliti Indo Barometer Hadi Suprapto Rusli di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Dari situ, distribusi pemilih yang merasa puas dengan kinerja Jokowi-Jusuf Kalla atau JK berlanjut memberikan dukungan kepada paslon Jokowi-Ma'ruf Amin. Sementara yang tidak puas, mengalihkan pilihannya ke pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Ada enam alasan teratas mengapa masyarakat puas terhadap kinerja Jokowi-JK. Alasan paling menonjol ialah publik puas terhadap kinerja Jokowi-JK karena pembangunan merata sampai pelosok desa sebesar 34,7 persen dan kinerjanya bagus sebesar 22,2 persen," jelas dia.

Kemudian indikator lainnya adalah banyak program yang bermanfaat seperti Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar sebesar 11,1 persen, suka memberi bantuan sebesar 6 persen, dekat dengan rakyat sebesar 5,6 persen, dan banyaknya pembangunan atau perbaikan jalan sebesar 5,5 persen.

"Tiga alasan teratas ketidakpuasan masyarakat yaitu sulit lapangan pekerjaan 22,2 persen, harga kebutuhan pokok naik 19,5 persen dan perekonomian semakin sulit sebesar 16 persen," Hadi menandaskan.

Penelitian tersebut dilakukan pada 6 sampai 12 Februari 2019 menggunakan metode Multistage Random Sampling dengan sampel sebanyak 1.200 responden. Adapun margin of error sebesar 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Teknik pengumpulan data sendiri menggunakan wawancara tatap muka lewat kuesioner. Untuk aspek kepuasan masyarakat terhadap kinerja pasangan Jokowi-JK, ditanyakan secara terbuka tanpa ada pilihan jawaban.

2 dari 3 halaman

Jokowi Unggul 21 Persen dari Prabowo

Indo Barometer merilis survei terkait elektabilitas pasangan capres dan cawapres Joko Widodo atau Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam ajang Pilpres 2019. Hasilnya, Jokowi-Ma'ruf unggul dengan selisih 21 persen.

"Seandainya pilpres dilakukan hari ini, Jokowi-Ma'ruf Amin diprediksi menang. Selisihnya 21 persen, paslon 01 memiliki elektabilitas 50,2 persen, sedangkan paslon 02 memiliki 28,9. Sementara sisanya sekitar 20 persen masih merahasiakan pilihannya," tutur Peneliti Indo Barometer Hadi Suprapto Rusli di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Dalam mengukur elektabilitas, Indo Barometer menggunakan simulasi penyodoran gambar tokoh layaknya pemilihan di bilik suara. Jokowi terpilih sebanyak 51,2 persen, sementara Prabowo 28,9 persen.

"Sementara yang masih merahasiakan pilihannya sebesar 19,9 persen. Jokowi kembali menggunguli Prabowo," jelas dia.

Adapun simulasi elektabilitas cawapres, Ma'ruf Amin unggul dengan 44,5 persen. Sementara Sandiaga Uno menerima suara 32,1 persen.

"Distribusi dukungan dari sisi suku atau etnis Jokowi unggul di suku Jawa, Sunda, Madura, Batak dan Bali. Sedangkan Prabowo unggul di suku Melayu, Betawi, Minang dan Bugis," Hadi menandaskan.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Relawan Pengusaha KerJo Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf
Artikel Selanjutnya
2 Hakim Konstitusi Baca Sumpah Jabatan di Depan Presiden Jokowi