Sukses

Industri dan Produk Tekstil Indonesia Hadapi Tekanan Berat Imbas Lonjakan Harga Petrokimia

Industri dan produk tekstil (TPT) di Indonesia sedang menghadapi tekanan berat akibat lonjakan harga bahan baku berbasis petrokimia. Lonjakan harga bahan baku didorong oleh kenaikan harga minyak mentah dunia, yang memengaruhi biaya bahan baku berbasis petrokimia (seperti polyester) dan biaya logistik. Situasi ini menyebabkan efek domino yang signifikan terhadap industri hilir, termasuk plastik dan kemasan, dengan kenaikan biaya produksi yang mencapai 90–100 persen. Kenaikan bahan baku ini memicu kekhawatiran akan peningkatan harga jual pakaian di tingkat konsumen, termasuk para pelaku bisnis fashion yang mulai merancang ulang strategi produk dan harga untuk bertahan. Situasi ini juga menuntut adaptasi cepat dari pelaku industri dalam negeri untuk mengelola rantai pasok yang tidak stabil dan biaya produksi yang tinggi.
Editor:
Helmi Fithriansyah
Photographer:
Liputan6.com

Foto Terkini